BPKAD HSU Menata Pengelolaan Barang Milik Daerah

Teks foto: BPKAD Kabupaten HSU sosialisasi penggunaan fasilitas kantor dan pemanfaatan barang milik daerah. (diskominfosandi)

Amuntai, kalselpos.com – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) fokus melakukan penata pengelolaan barang milik daerah.

Salah satu yang menjadi giat tersebut dengan menggelar sosialisasi penggunaan fasilitas kantor dan pemanfaatan barang milik daerah (BMD), sekaligus memperkenalkan aplikasi ‘Si Anggur’ di aula Gedung Agung, Rabu (3/1/202) lalu.

Bacaan Lainnya

Peserta dari pengurus barang di OPD dan kecamatan di lingkungan Pemkab HSU itu, mendapatkan materi dari Inspektur Inspektorat HSU, Fachruddin dan Kepala Bidang Aset BPKAD HSU Joko Sumarsono yang memperkenalkan aplikasi ‘Si Anggur’ selaku narasumber.

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang dibangun dan dikembangkan oleh Bidang Aset BPKAD Kabupaten HSU untuk mengawal dan mendukung pelaksanaan penataan barang milik daerah atau aset yang idle/nganggur.

“Peran Si Anggur dalam penataan aset idle/menganggur adalah sebagai tool/alat dalam penyajian dan pengusulan data aset idle, media komunikasi antar stakeholder (dalam pengolahan data, penyampaian rekomendasi), media dokumentasi atau pengarsipan data dan pelaksanaan tahapan-tahapan penataan aset idle sesuai regulasi berdasarkan rekomendasi tim,” ungkap Joko.

Seiring dengan itu, Kepala BPKAD HSU melalui sekretaris, H M Thamrin mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya adalah dengan mengumpulkan para pengurus barang dan pejabat penata usaha barang dalam rangka menjaga dan memelihara fasilitas kantor atau aset yang digunakan, umur manfaat aset sesuai dengan ketentuan kepada seluruh ASN di OPD.

Terkait dengan hal penggunaan fasilitas kantor semoga kedepannya aset kita dalam pengelolaan bisa menjadi lebih tertib. “Mudah-mudahan acara ini bisa bernilai ibadah dan bermanfaat bagi kita semua khususnya untuk menyegarkan kembali terhadap kita semua akan aturan aturan dan regulasi terkait dengan penggunaan fasilitas kantor,” harapnya.

Dirinya menekankan, untuk menunjang keberhasilan itu diperlukan dukungan, komitmen partisipasi dan tanggung jawab dari semua pihak, maka diharapkan sosialisasi ini menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan pemahaman antara sesama pejabat penatausahaan barang dan pengguna barang.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait