Hari Jadi ke-71 Kotim, Ini Harapan Warga

Teks foto: Tugu Bundaran Balanga di Kota Sampit. (istimewa)

Sampit, kalselpos.com

Irwan Fakhrudin sebagai putra daerah kelahiran Sampit pada tahun 1971,

Bacaan Lainnya

menyampaikan rasa syukurnya bisa kembali menyaksikan peringatan Hari Jadi ke-71

Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah.

 

Walaupun tahun ini Pemkab tidak menggelar acara hiburan seperti tahun-tahun sebelumnya karena ingin menjaga kondusifitas menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.

 

Namun, pada 6 Januari 2024 malam, Pemkab Kotim melibatkan tokoh agama dan yatim piatu akan melaksanakan shalat hajat berjamaah di rumah jabatan Bupati Kotim.

 

“Alhamdulilah untuk kesekian kalinya bisa menyaksikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Timur ke-71 tahun ini,” kata Irwan yang kini berdomisili di Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh, Seruyan, kepada kalselpos.com, Kamis (4/1/2024).

 

Saat ini menurutnya, Pemkab Kotim telah melakukan langkah progresif dan strategis untuk membawa kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh warganya.

 

Namun demikian harapnya,

para pemimpinnya harus terus bisa me-manage dan memobilisasi sumber kekayaan Kotim dengan segala potensinya untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran penduduk Kotim.

 

“Ada tiga prinsip dasar, yaitu jangan membohongi rakyat, jangan ingkar janji, dan jangan khianat,

sehingga anak cucu kita di Kotawaringin Timur ke depannya masih bisa melihat orang utan, siamang, hirangan, bekantan, monyet, menjangan, kijang dan pelanduk,” ujar Irwan yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta.

 

Selin itu lanjutnya masih bisa mencicipi kelezatan pepes, gorengan, bakaran ikan jelawat, kelabau, toman, patin, saluang, kerandang, gabus, bakut, udang galah, lais, papuyu, sepat dan pipih.

 

Masih bisa melihat kayu ulin, blangeran, lanan, ramin, meranti, rangas.

 

Jangan sampai anak cucu mengenal sawit sebagai hutan industri, padahal beli minyak goreng masih yang curah, karena banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan.

 

Kabupaten yang maju dan sudah berumur panjang seperti Kotim, semestinya bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, agar sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bisa ditegakkan secara nyata di Kotim.

 

“Selamat hari jadi yang ke-71 tahun Kabupaten Kotawaringin Timur tercinta,” ucapnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait