Pengidap HIV/AIDS di Kalsel tembus 354 orang

Teks foto : ilustrasi

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kasus pengidap penyakit Human Imunodefisiensi Virus (HIV) dan AIDS atau ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Kalimantan Selatan (Kalsel) diketahui masih cukup tinggi.

 

Bacaan Lainnya

Tinggi nya kasus HIV/AIDS ini dinilai, lantaran banyak seks menyimpang.

 

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, belum setahun ini saja Kalsel mencatat ada 705 kasus penderita HIV/AIDS baru.

 

Tiga daerah penyumbang paling banyak yakni berasal dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

 

Kepala Dinkes Banjarmasin, Tabiun Huda membeberkan, jika di Banjarmasin sendiri, angka terinveksi HIV AIDS sekitar 354 orang.

 

“Kemudian ada 274 orang yang mendapatkan pengobatan Antiretroviral (AVR). Jadi 70 persennya yang dapat obat,” ujar Tabiun, saat di konfirmasi beberapa hari yang lalu.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan skrining terhadap 18.176 orang dari target 21.931 orang di Kota Seribu Sungai.

 

“83 persen kita lakukan skrining, itu tidak mesti semua yang terinfeksi. Artinya kita periksa semua orang. Jadi di Banjarmasin itu tercatat ada 354 orang,” ungkapnya.

 

Adapun penyebab banyaknya orang terinfeksi virus yang melemahkan metabolisme tubuh ini kata Tabiun karena perilaku seks yang menyimpang.

 

“Jadi kalau orang-orang yang berganti pasangan, berhentilah! Kemudian perilaku seks yang menyimpang. Karena 8 dari 10 orang yang kami periksa kebanyakan mengidap HIV karena itu,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait