Paringin,kalselpos.com-Kemarau panjang yang melanda hampir di semua wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Balangan membuat lahan pertanian mengalami gagal panen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan Riskianor menyampaikan, para petani banyak yang mengeluh lantaran lahan mengalami kekeringan.
Hal ini kerena kurangnya pasokan air ,terutama tadah hujan yang bisa mengairi persawahan dan para petani menyirami lahan tanaman palawijanya.
Menurutnya tentunya produksi padi tidak maksimal ,termasuk palawija dan berimbas dengan langkanya pasokan barang sehingga memicu kenaikan harga dipasaran lokal .
Diungkapkannya, meskipun demikian pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan melalui penyuluh pertanian dan tetap memberikan bantuan seperti bibit ,pupuk agar para petani tetap eksis melakukan aktivitasnya.
“Kita berharap Bendungan Pitap dapat berfungsi sebagai pusat penyuplai air ke irigasi – irigasi,” ungkapnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





