Dua Kakak beradik Tewas di Tangan seterunya

Keterangan Foto : []hafidz IBU KORBAN - Bahriah, 55 tahun, ibu dari Taufik Anwar dan Didi Darmadi, dua korban tewas dalam perkelahian di Kampung Kenanga, Banjarmasin Utara.

Banjarmasin, kalselpos.com – Peristiwa berdarah kembali terjadi di kawasan Jalan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, tapatnya di RT 07, Kampung Kenanga, Sabtu (07/10/2023) malam kemarin, sekitar pukul 21:30 Wita.

Dalam insiden berdarah itu, lima orang menjadi korban, dua di antaranya tewas. Dua korban tewas adalah kakak beradik Taufik Anwar (30) dan Didi Darmadi (36). Tiga lainnya yang masih dirawat karena luka akibat senjata tajam, yakni SY (32), SB (40) dan HA (23).

Bacaan Lainnya

Ditemui di rumah duka, ibu korban Bahriah mengatakan, awalnya teman dari anaknya Taufik (30) membela rekannya HA yang datang berlari ke rumahnya, karena bertikai dengan tersangka pelaku.

Mendengar itu, korban Taufik dan Didi segera ke luar rumah untuk mendatangi pelaku dengan bermodalkan tangan kosong, diikuti SY dan SB.

“Saat kejadian HA datang ke rumah meminta tolong karena bertikai dengan pelaku, sontak anak saya keduanya langsung mendatangi lokasi kejadian yang jaraknya tidak jauh dari rumah, ” ucapnya.

Seketika mendengar kabar, Taufik sudah terkapar meregang nyawa dengan luka dikarenakan tombak. Sedangkan yang lain sudah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Diduga juga terkena senjata tajam jenis tombak tersebut.

Setelah itu, ia bersama keluarga sempat mencari Didi, karena pasca kejadian ia tak menemukan satu anaknya lagi yang ikut mendatangi pelaku ke lokasi kejadian.

“Sempat mencari ke mana-mana ternyata anak saya Didit, juga ditemukan tak bernyawa di atas sungai dengan luka bekas tombak di bagian kepala, ” kata ibu korban dengan nada haru.

Jenazah Taufik hendak kini dimakamkan tak jauh dari lokasi kejadian berdarah tersebut sementara jenazah Didit masih berada di rumah sakit.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol M Noor Chaidir menegaskan, setelah kejadian pihaknya segera bergerak cepat mendatangi TKP kejadian mengumpulkan data dan berhasil meringkus pelaku.

“Ada tiga orang pelaku yang ditangkap BR (51) ditangkap saat hendak melarikan diri di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru. SR (24) di rumah sakit setempat dengan keadaan luka, dan terakhir NH (16) saat ada di kawasan Jalan Veteran, ” ungkap Kapolsek.

Dari hasil interogasi pelaku dan saksi serta korban lainnya, kejadian ini bermula karena salah seorang pelaku dan korban minum miras (miras) bersama lalu terjadi lah keributan.

Selanjutnya berdampak pada ke lima orang yg menjadi korban tersebut dan melakulan penyerangan ke rumah pelaku, namun naas terjadi perlawanan dari pihak pelaku dan keluarga .

“Sehingga para penyerang menjadi korban, dua meninggal dunia, dan tiga lainnya dirawat akibat luka sajam, sedangkan satu pelaku
mengalami sabetan sajam tersangka,” jelasnya.

Terkait kejadian ini, Kapolsek masih melakukan pendalaman terkait motif serta apakah ada pelaku lainnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait