Kadisdik pastikan kejadian Penusukan di SMAN 7 bukan akibat Bullying.

Teks foto : Kadisdik Kalsel, Muhammadun

Banjarmasin, kalselpos.com -Pasca siswa kelas X SMAN 7 (Smaven) Banjarmasin berinisial M (15), yang menjadi korban penusukan oleh teman sekolahnya, pada Senin (31/07/23) lalu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel, Muhammadun, punya pendapat berbeda.

Menurutnya, kasus penusukan antara sesama siswa yang terjadi di SMAN 7 Banjarmasin, bukan dilatar belakangi karena ‘bullying’.

Bacaan Lainnya

“Saya rasa tidak ya, ini bukan ‘bullying’. Mereka bercanda, satunya begini satunya begitu, lalu timbullah emosi. Itulah sifat remaja, belum stabil,” ujar Muhammadun, saat di wawancarai pada Selasa ( 01/08/23) Kemarin.

Atas kejadian itu, Kadisdik Kalsel itu pun berpesan kepada orang tua agar terus memantau sifat dan prilaku anak.

Muhammadun, juga turut menyayangkan kejadian tersebut dan pihaknya akan melakukan evaluasi berkaitan karakter peserta didik.

Dia juga meminta sekolah melakukan pemeriksaan ketat terhadap siswa yang akan masuk.

“Atas kejadian itu kami akan membeli ‘metal detector’. Jadi sebelum masuk kelas dan bersalaman dengan guru nantinya siswa akan diperiksa, ” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin pun menegaskan jika seluruh kasus ini diserahkan kepada pihak berwajib untuk penyelesaiannya.

“Jadi kita serahkan semua ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait