Kotabaru,kalselpos.com – Menghadapi Pemilu tahun 2024 mendatang dan masa kampanye yang akan digelar oleh KPU bagi semua Caleg Partai Politik, tentunya Polres Kotabaru menyiapkan semua anggotanya untuk mengawal dalam pesta demokrasi nanti.
Kapolres Kotabaru AKBP Dr. Tri Suhartanto ,SH.,MH.,M.Si saat dijumpai kalselpos, Senin (31/7/2023) kemarin, diruang kerjanya mengatakan bahwa, untuk kesiapan anggota tentu sudah dipersiapkan sedini mungkin dalam pelaksanaan pengamanan Pileg yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tahun 2024 mendatang.
“Ya, tahun 2024 mendatang selain Pileg pelaksanaan pesta demokrasi juga ada pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada maka dari itu kesiapan personil pun akan disiapkan sejak dini,” tutur Kapolres.
Disinggung terkait titik-titik rawan dengan pengamanan Pemilu nanti Kapolres juga membeberkan, sudah dipetakan titik-titik rawan dimana saja yang ada di 23 Kecamatan dI Kabupaten Kotabaru.
“Sebenarnya kerawanan kita di Kabupaten Kotabaru ini tidak rawan untuk konflik melainkan kerawanan dari pendistribusian logistik ketempat-tempat jauh seperti Pulau Sembilan yang ke sananya harus menggunakan kapal dan menempuh waktu cukup lama begitu juga di Kecamatan Hampang ada salah satu desa yakni Desa Peramasan dua kali, Sanga berada di Kaki Pengunungan Meratus, tapi saya yakin personil kita tentu sudah mengetahui dan cara membawanya kesana karena belajar dari Pemilu sebelumnya,” ungkap Kapolres dengan senyum.
Saat sekarang, sambungnya, pihaknya juga belum mengetahui dari KPU jumlah TPS yang ada di Kabupaten Kotabaru jumlahnya berapa, apakah masih sama seperti dulu atau ada perubahan, begitu juga dengan kotak suara dan alat-alat kelengkapan dalam Pemilu.
Dikatakannya lebih jauh, anggota Polres Kotabaru dan seluruh jajaran kepolisian menjaga netralitas agar Pemilu aman dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendukung rangkaian Pemilu jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya.
Kendati demikian, Polres Kotabaru juga akan melakukan simulasi bersama dengan stakeholder lainnya dalam penanganan konflik Pemilu apabila terjadi baik perselisihan jumlah kertas suara maupun pengamanan orang-orang yang mau menggagalkan Pemilu nantinya.
“Yang jelas tentu kita semua berharap pelaksanaan Pemilu 2024 nanti akan berjalan damai dan kondusif, dan seluruh masyarakat saling bekerjasama untuk menyukseskannya untuk Bumi Saijaan tercinta. Suara anda menentukan Indonesia Kedepan. Pilihan boleh berbeda tapi kita tetap satu Indonesia,” tutupnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





