Kandangan, kalselpos.com– Mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) mengelar rapat koordinasi (rakor) bersama Kodim 1003 / HSS dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Senin (31/7/20023) di Aula Tinggiran Polres HSS.
Rakor dihadiri Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, Dandim 1003 / HSS Letkol Inf Nurliwie Nurdin Kanan, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten HSS Kusairi, para Danramil, Kapolsek, Camat, Kades, dan Bhabinkamtibmas.
Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu mengatakan, rakor untuk mengoptimalisasi pencegahan karhutla di wilayah Hukum Polres HSS.
Menurut Kapolres HSS, pencegahan karhutla Polri harus bersinergi dengan stakeholder terkait, guna pencegahan aktif terhadap terjadinya karhutla.
“Upaya hukum terhadap tindak pidana karhutla sebagai jalan terakhir, namum dalam penganan karhutla Polri mengedepankan tindakan pencegahan,” ujar Kapolres AKBP Leo Martin Pasaribu.
Dikatakannya, sesuai dengan Instruksi Presiden RI nomor 3 tahun 2020, tentang penanggulangan karhutla, Polri membantu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan mengerahkan kekuatan Kepolisian Negara, untuk pemadaman karhutla.
Ia mengatakan, dalam penanganan dan pencegahan karhutla tersebut, Panglima TNI dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patrol kawasan hutan dan lahan.
Selain itu, memberikan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, mengefektifkan upaya penegakan hukum pidana terhadap perbuatan melanggar hukum karhutla.
“Bagi yang melanggar dijatuhkan sanksi maksimum berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan atas pelanggaran, pembiaran, dan atau persekongkolan yang melibatkan anggota Polri,” ujar Kapolres HSS.
Dandim 1003 / HSS Letkol Inf Nurliwie Nurdin Kanan mengatakan Bhabinkamtibmas adalah garis terdepan Polri di masyarakat dalam pelaksanaan tugas.
“Saya berharap Bhabinkamtibmas dapat berkolaborasi dengan Babinsa dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam penanganan karhutla bersama camat dan kepala desa,” ujar Dandim 1003 / HSS.
Dandim berharap apa yang di sampaikan Kapolres untuk mencegah terjadinya karhutla dapat bermanfaat dan memperluas wawasan semua pihak.
“Sampaikan ke masyarakat luas wilayah masing-masing guna menekan terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten HSS,” ujar Dandim1003 / HSS Letkol Inf Nurliwie Nurdin Kanan.
Sementara itu, Kalak BPBD Kabupaten HSS Kusairi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan sosialisasi berupa pembagian brosur, pemasangan sepanduk dan lainnya guna mencagah terjadi karhutla.
“Kami juga sudah mendirikan posko siaga bencana di masing-masing kecamatan yang anggotanya BPBD, TNI/Polri dan masyarakat peduli api,” ujar Kusairi.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





