BANJARMASIN, kalselpos.com– Tinggal beberapa lagi, seluruh siswa di Kota Banjarmasin tahun ajaran baru 2023-2024 akan memasuki sekolah atau memulai masa pembelajaran. Namun, pihak Dinas Pendidikan setempat mengaku, masih banyak sekolah di wilayah itu yang kekurangan siswa.
Terlihat, data Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online berakhir, tercatat masih ada sebanyak 13 SMPN mengalami kekurangan didik baru hingga sampai saat ini.
Menurut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi menyampaikan dengan adanya kekurangan itu pihaknya meminta kepada pihak sekolah membuka masih dipersilahkan membuka pendaftaran secara offline, hingga tahun ajaran baru dimulai 17 Juli mendatang.
“SMPN yang mengalami kekurangan ini tersebar di seluruh Banjarmasin. Totalnya 745 siswa,” ujar Nuryadi, saat di temui beberapa hari yang lalu.
Ia juga menjelaskan, dari 13 SMPN mengalami kekurangan didik baru itu seperti SMPN 12 kurang 82 siswa
SMPN 13 kurang 26 siswa, SMPN 14 kurang 34 siswa, SMPN 17 kurang 68 siswa, SMPN 18 kurang 21 siswa, SMPN 22 kurang 34 siswa, SMPN 25 kurang 100 siswa.
Kepala Sekolah SMPN 25 Banjarmasin, Hairan menyampaikan hingga ditutup PPDB jalur zonasi cuma ada sekitar 60 peserta didik baru
“Kondisi ini bukan kali pertama. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya, kekurangan peserta didik juga telah dialami,” katanya.
“Selama PPDB online, setiap tahun kita terus kekurangan peserta didik,” sambungnya.
Padahal lanjut Hairan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan SMPN 25 Banjarmasin.
“Yang tidak pernah dilakukan Kepala Sekolah sebelumnya, kita lakukan. Misalnya, jauh-jauh hari kita sudah pasang spanduk di berbagai tempat. Istilahnya, bejaja (jualan) sudah, kada payu jua (tidak laku juga),” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





