Sampit, kalselpos.com –
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi 41 calon guru penggerak (CGP) yang telah menyelesaikan tugas yang diberikan. Dia berharap seluruh peserta tersebut dinyatakan lulus sehingga mendapat sertifikat sebagai Guru Penggerak.
Rampungnya tahapan ditandai dengan kegiatan lokakarya 7 Panen Hasil Belajar calon Guru Penggerak Angkatan 7. Halikinnor hadir bersama Wakil Bupati Irawati, Ketua Komisi III DPRD Mariani, Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Irfansyah.
“Walaupun jadwal hari ini sangat padat dan saya sedang kurang sehat, saya dan Bu Wabup (wakil bupati) tetap menyempatkan hadir ke sini. Kehadiran ini wujud dukungan kami terhadap program Guru Penggerak,” kata Halikinnor, Senin (10/7/2023).
Menurutnya, dukungan mereka terhadap program Guru Penggerak merupakan salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Kotim untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini.
Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari kualitas para guru.
Semakin meningkat kualitas guru-guru kita, maka insyaallah anak didik kita juga akan semakin berkualitas dan bisa diandalkan untuk melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa ini,” ujar Halikinnor.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, tidak terasa kurang lebih tujuh bulan sudah para calon Guru Penggerak melaksanakan kegiatan. Lokakarya 7 merupakan kegiatan terakhir yang diisi pameran hasil belajar calon Guru Penggerak Angkatan 7.
“Kami harapkan ini akan memberikan hasil yang baik pula bagi pengembangan dan kemajuan dunia pendidikan di Kotawaringin Timur. Khusus untuk bapak ibu calon guru penggerak, mari selalu tingkatkan kompetensi sehingga nantinya betul-betul menjadi tenaga pendidik yang profesional,” harap Irfansyah.
Irfansyah memohon maaf jika selama pelaksanaan lokakarya 1 sampai dengan 7 ini, fasilitas yang dipersiapkan untuk kegiatan pada calon guru penggerak kurang memadai.
Irfansyah menyebutkan, guru penggerak yang sudah selesai Angkatan 4 berjumlah 28 orang, sedangkan angkat 7 ini sebanyak 41 orang dan diharapkan lulus semua. Dua orang di antaranya sudah diangkat menjadi kepala sekolah.
Sementara itu Koordinator Wilayah Program Pendidikan Guru Penggerak Kotim dari Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidy mengaku bangga dan sangat mengapresiasi besarnya dukungan untuk pemerintah daerah terhadap program Guru Penggerak.
“Hari ini ada beberapa daerah yang menggelar lokakarya 7, tetapi hanya di Kotim yang dihadiri bupati, wakil bupati dan pejabat lainnya. Pelaksananya juga di daerah ini yang paling meriah. Ini menunjukkan kekompakan dan besarnya dukungan semua pihak,” ujar Junaidy.
Junaidy mengatakan bahwa fakta selama ini insan pendidikan di Kotim yang paling bersemangat menyambut program Guru Penggerak. Tidak hanya tergambar dari besarnya jumlah peserta, tetapi juga dari keaktifan dan semangat peserta selama kegiatan berlangsung.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





