Banjarmasin, kalselpos.com – Penerimaan calon mahasiswa
baru jurusan kedokteran di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) diterpa isu kurang sedap. Seperti yang ramai berseliweran di jagat maya, ULM disebut “menggolkan” calon mahasiswa baru di fakultas kedokteran dari jurusan non IPA, tepatnya jurusan IPS non eksakta.
Dari “diskusi” warganet, terungkap bahwa calon mahasiswa berasal dari siswa jurusan teknik komputer.
Kenapa ini bisa terjadi, riuh warganet menuding akibat kesalahan pada sistem seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) tahun 2023, bukan terletak pada kesalahan sang pelamar alias calon mahasiswa, karena calon mahasiswa disebut berprestasi dan fakultas kedokteran merupakan pilihan kedua.
Tak ayal, sistem penerimaan mahasiswa baru berbasis online atau digital itupun disebut warganet amburadul alias berantakan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Dr Iwan Aflanie angkat bicara. Dikutip dari jejakrekam.com, Iwan menyebut ada aturan baru yang dikeluarkan Kemendikbudristek.
“Dengan aturan baru itu, memungkinkan lintas jurusan untuk penerimaan mahasiswa lewat Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT),” ujarnya.
Iwan menyebut, dengan SNBP dan SNBT Tahun 2023, mengizinkan siswa pendaftar untuk memilih program studi sesuai minatnya. Siswa asal jurusan IPA bisa memilih prodi sosial hukum, sementara siswa asal jurusan IPS dan bahasa bisa memilih prodi saintek (eksakta).
Lalu kenapa calon mahasiswa itu bisa lulus ujian? “Ini karena yang diujikan bukan komponen mata pelajaran mendalam,” ujarnya.
Lalu, apakah jurusan IPS Bisa Masuk Kedokteran?. Berdasarkan Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia oleh Konsil Kedokteran Indonesia, seleksi untuk masuk jurusan kedokteran hanya boleh diikuti oleh lulusan SMA atau sederajat dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Berkaitan dengan hal tersebut, studi kedokteran adalah jurusan yang banyak mempelajari ilmu eksakta seperti kimia dan biologi. Ilmu tersebut lebih banyak dipelajari oleh anak IPA.
Lulusan IPS dikhawatirkan tidak dapat mengikuti pelajaran di jurusan kedokteran karena kurangnya pemahaman tentang ilmu eksakta. Pengetahuan yang kuat diperlukan untuk mencetak lulusan studi kedokteran yang baik, sebab nantinya mereka akan mempertaruhkan nyawa manusia.
Seleksi masuknya juga sangat ketat karena nilainya yang tinggi. Bahkan, mereka yang dari jurusan IPA saat SMA pun masih sulit untuk menembus jurusan ini.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





