Sampit,kalselpos.com –
Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Simpul Jaringan Informasi Geospasial dan penandatanganan kesepakatan tentang simpul jaringan Kabupaten Kotim tahun 2023 dengan
tujuannya untuk meningkatkan status simpul jaringan daerah dalam peta nasional.
Bupati Halikinnor pada pembukaan Bimtek, Selasa (23/5) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Informasi Geospasial (BIG) Republik Indonesia yang sudah meluangkan waktu dan berkomitmen untuk peningkatan SDM dan status simpul jaringan di Kabupaten Kotim.
Dia juga mengharapkan kepada peserta Bimtek yang telah diutus oleh instansi masing-masing dapat mengikuti bimtek ini dengan serius dan melakukan penginputan data dalam Geospasial Kabupaten Kotim.
Dijelaskannya, pada peta status simpul jaringan nasional untuk Provinsi Kalimantan Tengah, status server geoportalnya berwarna hijau yang artinya geoportal terhubung, sedangkan untuk Kabupaten Kotim status simpul jaringannya berkembang, yaitu berwarna coklat yang berarti geoportal tersedia tapi belum terhubung atau data belum terisi.
Untuk pengisian data dalam geoportal tersebut maka pada hari ini dilaksanakan penyelenggaraan kegiatan Bimtek tentang simpul jaringan Kabupaten Kotim tahun 2023.
Kegiatan ini dalam rangka peningkatan status simpul jaringan Kabupaten Kotim yang saat ini statusnya berkembang dalam peta status simpul jaringan nasional, dengan melakukan kerja sama atau pendampingan oleh BIG RI dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS) Universitas Palangka Raya.
Melalui pelaksanaan kegiatan bimtek yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat terinputnya data geospasial yang bersumber dari data statistik sektoral maupun data dalam
bentuk peta kedalam aplikasi geoportal.
Selanjutnya data ini sebagai bahan untuk penyusunan surat keputusan Bupati Kotim tentang daftar peta tematik pada simpul jaringan geospasial daerah yang berasal dari masing-masing produsen data.
“Untuk saat ini surat keputusan Bupati
Kotawaringin Timur tentang penetapan tim jaringan informasi geospasial yang pesertanya sekarang mengikuti bimtek ini masih dalam proses di Bagian Hukum Setda Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar bupati.
Peserta diharapkan mampu memahami materi yang disampaikan sehingga status simpul jaringan Kabupaten Kotim dalam peta status simpul jaringan nasional yang semula berstatus berkembang (berwarna coklat) meningkat menjadi berstatus optimal (berwarna hijau), atau berstatus unggul (berwarna biru).
Peserta juga diharapkan sudah menyiapkan dan membawa data yang akan digunakan sebagai bahan bimtek yang nantinya diinput dalam aplikasi geoportal Kabupaten Kotim dengan kriteria data yang akan digunakan disesuaikan dengan prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai RPJMD tahun 2021–2026.
“Prioritas tersebut yaitu infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan serta Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis,” pungkas Halikinnor.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





