Temuan Mayat di Belakang Pasar Alabio, Korban ternyata Miliki penyakit Kejiwaan

[]polsekseipandan TEMUAN MAYAT - Polisi saat evakuasi soal temuan mayat di rawa-rawa (atas), dan dokter RSUD Pambalah Batung Amuntai saat melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat yang ditemukan.

Amuntai, kalselpos.com – Soal temuan mayat yang sebelumnya, dikabarkan di sekitar belakang terminal Pasar Alabio, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sempat membuat geger warga sekitar.

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut, ditemukan di daerah rawa-rawa oleh seorang saksi saat melintas jalanan sekitar TKP, tepatnya di jalan Desa Banyu Tajun Pangkalan, RT 4, Kecamatan Sungai Pandan, Senin (08/05) kemarin.

Bacaan Lainnya

Atas kejadian ini, telah ditangani oleh pihak dari Polsek Sungai Pandan.

Kapolres HSU AKBP Moch Isharyadi F melalui Kasi Humas setempat, AKP Momo Jon Rodox, Selasa (09/05) siang, di Amuntai menjelaskan, identitas mayat tersebut berinisial KS (43) yang merupakan warga Jl. Latsitarda, RT 4, Desa Banyu Tajun Pangkalan, Kecamatan Sungai Pandan.

Dari penyidikan polisi yang ke TKP dan memintai keterangan para saksi-saksi, temuan ini terjadi sekitar pukul 14.40 Wita, di tepi jalan Desa Banyu Tajun Pangkalan oleh saksi saudari Rahimah.

“Saat itu, saksi hendak mencari sayur-sayuran di persawahan, kemudian saksi melintas di sekitar lokasi temuan tadi, dan melihat sesuatu yang seperti orang atau manusia. Namun saksi tidak berani mendekati dan memberitahukan kejadian itu ke saksi Alfi, sehingga, bersama-sama dengan warga lainnya menuju lokasi yang dimaksud,” jelasnya.

Karena benar yang ditemukan manusia, sehingga warga memberitahukan hal ini ke Polsek Sungai Pandan untuk mendatangi lokasi.

Petugas yang datang dibantu oleh tim relawan di HSU melakukan evakuasi terhadap korban ke RSUD Pambalah Batung Amuntai.

“Dari keterangan petugas rumah sakit, korban yang belakangan diketahui, KS, telah meninggal dunia. Meski begitu, petugas dokter jaga yang saat melakukan pemeriksaan luar, tidak menemukan kejanggalan dari mayat tadi. Tidak ada ditemukan adanya bekas-bekas luka ataupun tanda adanya kekerasan, sehingga atas permintaan pihak keluarga, mayat tadi langsung dibawa pulang untuk disemayamkan,” terangnya.

Polisi yang meminta keterangan dari pihak keluarga mendapati pengakuan dari saudara korban, Heplianor, jika sekitar pukul 12.30 Wita, hari itu, ia masih sempat bertemu dengan saudaranya tersebut di dekat rumahnya.

Selain itu, dikatakannya, KS ini memiliki riwayat penyakit kejiwaan.
Katanya, ada penyakit kejiwaan, sudah sering berobat ke RSUD Pambalah Batung Amuntai, ucap AKP Momo Jon Rodox.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait