Amuntai, kalselpos.com– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digelar, Selasa (11/04) kemarin.
Musrenbang RKPD tahun 2024 dilaksanakan di Aula Dr. KH. Idham Chalid dihadiri Pj Bupati HSU, Forkopimda, SKPD, DPRD, LSM dan undangan lainnya, dengan tema ‘Peningkatan Kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan dengan didukung pertumbuhan ekonomi inklusif’.
Salah satu yang menjadi pembahasan di RKPD tahun 2024 ini, adalah soal permasalahan banjir di Kabupaten HSU terkait persoalan solusi mengatasi banjir yang setiap tahun melanda daerah Kabupaten HSU khususnya dan Banua Lima.
Pj Bupati HSU, R. Suria Fadliansyah mengatakan, Musrenbang RKPD adalah forum antar pemangku kepentingan untuk menyusun rencana pembangunan daerah.
“Pembahasan rancangan RKPD Kabupaten dilaksanakan dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyepakati program kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi dan klarifikasi program kegiatan, merupakan kewenangan Kabupaten dengan program kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang kecamatan.
Selain soal banjir tadi, penyusunan RKPD tahun 2024 juga membahas, upaya serius dalam menghapus angka kemiskinan yang cukup tinggi di HSU sesuai target presiden di tahun 2024. Ada lagi, soal angka stunting yang cukup tinggi, sehingga memerlukan peran serta dari semua pihak terkait untuk menurunkannya.
Selanjutnya, meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terutama untuk mendongkrak indikator usia harapan hidup, rata rata lama sekolah dan pengeluaran perkapita. Kemudian, angka inflasi yang relatif tinggi memerlukan perhatian dari semua pihak.
Ada lagi, upaya mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan dasar pada urusan pemerintahan wajib dengan berpedoman standar pelayanan minimal (SPM) yang telah ditetapkan.
Termasuk keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim yang perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, melalui peningkatan produksi sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri kerajinan serta usaha mikro, kecil dan menengah.
Terakhir, menjelang pemilu dan pilkada serentak pada tahun 2024. Tentunya membutuhkan perhatian dan dukungan dari semua agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami berharap semua pihak untuk mampu berkontribusi dan berinovasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga program/ kegiatan yang kita rencanakan bisa memberikan hasil yang optimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten HSU,” tuntasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





