Amuntai, kalselpos.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar silaturahmi bersama alim ulama dan tokoh masyarakat, dengan Penjabat (Pj) Bupati HSU dan Forkopimda di Mess Negara Dipa, Rabu (22/3/20223).
Ketua MUI KH Said Masrawan mengatakan, kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun menjelang Ramadhan ini adalah sebagai wahana silaturahmi antara alim ulama, tokoh masyarakat dengan pemerintah daerah.
“Melalui kegiatan ini kita dapat berkomunikasi dialog membicarakan hal yang penting untuk kita bicarakan menyambut Ramadhan,” kata Said Masrawan.
Dikatakannya, di Kabupaten HSU ini terdapat 668 langgar atau mushola dan 122 masjid. Rata-rata di bulan Ramadan 70 persen semuanya melaksanakan kegiatan keagamaan seperti kuliah dan pengajian.
“Karenanya, kita berbangga dengan hal itu didukung dengan banyaknya alim ulama yang mengisi kegiatan tersebut, oleh karena itu kita undang para alim ulama, para ustadz untuk menyatukan persepsi menjelang dakwah Ramadan ini,” imbuhnya.
Selain, menyamakan persepsi, Ketua MUI HSU juga berharap melalui kegiatan ini segala persoalan-persoalan yang biasa timbul di bulan suci Ramadan dapat teratasi sesuai ketentuan-ketentuan yang telah dikeluarkan oleh Pemkab HSU dan Polres HSU.
Sementara itu, Pj Bupati HSU Raden Suria Fadliansyah menyambut baik kegiatan ini sembari berharap, melalui pertemuan ini peranan alim ulama dan tokoh-tokoh masyarakat akan membawa kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat HSU.
“Kami berharap juga para ulama yang mungkin selalu mengadakan pengajian pengajian mengadakan kegiatan-kegiatan ceramah di tempat-tempat ibadah kami mohon nanti juga berkenan untuk memberikan pencerahan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketentraman di masyarakat,” imbuhnya.
Sementara terpisah, Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan Letkol Inf Dhuwi Hendradjaya, menyampaikan, peran ulama memiliki pengaruh yang sangat besar dan penting, sebagai figur panutan masyarakat muslim yang didengar suaranya.
Ditambahkannya, selain itu ulama memiliki peran yang strategis dalam mengayomi dan mendidik umat, terutama dalam menanamkan kesadaran untuk beramar ma’ruf dan nahi munkar, serta membangun dirinya untuk bisa menyongsong hari esok yang lebih baik, di tengah perubahan yang terus terjadi.
“Kegiatan silaturahmi ini, sebagai langkah menjalin silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat. Peran ulama selaku pengayom umat dan segenap tokoh masyarakat, memang sangat dibutuhkan guna membantu mewujudkan kondusifitas wilayah khususnya di Kabupaten HSU,” katanya.
Dandim menambahkan, melalui silaturahmi dengan para ulama ini, akan lebih mempererat hubungan sinergi dengan semua elemen masyarakat.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





