Marabahan, kalselpos.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Barito Kuala (Batola) tembus Rp75 ribu per kilogram
Demikian disampaikan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Batola melalui Kabid Perdagangan, Surono, S.Sos, Selasa (14/3/2023).
“Hasil monitoring kami hari ini di sejumlah pasar tradisional harga cabai rawit lokal naik Rp15 ribu/kg yang sebelumnya harga Rp60 ribu jadi Rp75 ribu/kg, cabai rawit tiung Rp55 ribu naik jadi Rp65 ribu/kg, dan cabai Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu/kg,” sebut Surono.
Surono menduga, hal ini karena pasokan berkurang dan pengaruh cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir ini.
Pihaknya berharap harga cabai tidak terus naik, karena pekan depan sudah mulai masuk bulan Ramadhan.
“Mudah-mudahan harga komoditas tersebut bisa kembali stabil,” harapnya.
Tidak hanya harga cabai, Diskoperindag juga mencatat harga bahan pokok (bapok) kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil monitoring yang rutin digelar setiap satu minggu sekali ini.
Selain cabai yang bergerak naik diantaranya adalah, daging ayam ras, telur ayam ras, susu kental manis cap bendera, bawang merah dan bawang putih.
Kemudian jenis sayuran, yaitu wortel, kubis, dan ikan segar peda naik Rp10 ribu/kg, harga Rp50 ribu/kg jadi Rp60 ribu/kg.
Sementara bahan pokok lainya masih stabil, seperti beras, minyak goreng, daging sapi murni, telur dan gula pasir.
“Jelang Ramadhan sampai lebaran nanti kami akan perketat pengawasan agar para pedagang tidak semena- mena menaikan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat di Kabupaten berjuluk Ije Jela ini.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





