Tahun 2022 Kalsel Surplus Produksi Padi

Panen padi di Kalsel beberapa waktu lalu. (ist)

Banjarbaru, kalselpos.com– Tahun 2022, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berada di posisi ke 12 dari 13 provinsi di Indonesia yang surplus produksi padinya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalsel, Syamsir Rahman mengungkapkan, di pulau Kalimantan, Kalsel adalah provinsi satu-satunya yang surplus. Sedangkan empat provinsi, yakni Kalteng, Kaltim Kaltara dan Kalbar produksi padinya minus.

Bacaan Lainnya

“Kalsel yang surplus ini jarang sekali diberitakan oleh media. Termasuk kontribusi Kalsel yang luar biasa untuk kebutuhan beras empat provinsi tetangga,” ujar Syamsir kepada Kalsel Pos, Sabtu (4/3/2023) petang.

Dia sampaikan, dengan produksi 820.000 ton gabah atau 400.000 ton beras, Kalsel masih mampu memenuhi 4,3 juta penduduknya.

Mantan Pj Sekda Kabupaten Tapin ini menegaskan, provinsi yang minus produksi padinya tidak pernah diberitakan yang berlebihan. “Sedangkan Kalsel yang hanya terjadi penurunan produksi akibat anomali cuaca dan serangan hama, diberitakan seakan-akan terjadi bencana dan gagal panen secara luas, padahal faktanya bukan seperti itu,” ungkapnya.

Syamsir mengatakan, ketika Kalsel surplus padi dan beras, Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel dan media tidak pernah membuat berita yang memberikan reward yang bagus dan mengangkat petani kearah yang lebih baik.

“Berterima kasih  kepada petani saja tidak pernah, apalagi kepada kita yang memfasilitasi. Mana kala saat produksi gabah turun, semuanya seperti menyalahkan dan menghujat petani. Padahal mereka yang menghujat itu bisa berbuat apa disaat petani menderita,” ujar Syamsir.

Bahkan, lanjut pria yang terkenal tegas dan disiplin itu, para analis pertanian hanya bisanya menulis dan menelaah dari penderitaan petani. “Secangkir pupuk pun mereka tidak pernah membantu dan memberi petani, apalagi mau turun dengan urat nadi dan peluh mereka. Yang paling enak manusia itu memberi saran dan menyalahkan saja. Padahal petani tanpa pamrih dan ikhlas menanam. Sesulit apapun,  petani adalah pahlawan pangan untuk banua, untuk Indonesia,” tukasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait