Rantau, kalselpos.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Dr H Sufiansyah membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) gabungan dua Kecamatan Binuang dan Kecamatan Hatungun berlangsung Aula Kantor Camat Binuang. Senin (20/2).
Musrenbang Kecamatan Binuang dan Hatungun mendominasi rata rata infrastruktur jalan dan jembatan untuk menjadi proritas pembangunan tahun 2024.
Sambutan tertulis Bupati Tapin dibacakan Sekda Tapin Dr Sufiansyah mengatakan, permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Tapin pada Musrenbang RKPD Kecamatan Binuang dan Hatungun.
“Beliau masih berada diluar daerah dan akan menghadiri pengukuhan pimpinan Bank Indonesia di Banjarmasin, ” ujarnya.
Lanjut Sekda Musrenbang digelar secara langsung pelaksanaan musrenbang kecamatan gabungan Kecamatan Binuang dan Hatungun.
“Berharap pada forum resmi ini setelah selesai, tercapai kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Tapin Tahun 2024 dengan memperhatikan masukan dari para pemangku kepentingan serta memperhatikan prioritas nasional dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, “katanya.
Untuk diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin menetapkan prioritas pembangunan tahun 2024 dengan menyesuaikan rancangan RKPD Pemerintah Provinsi Kalsel yaitu ada 10 poin yang harus dikerjakan diantaranya pertama pemerataan kualitas layanan dan sarana prasarana kesehatan.
Kedua optimalisasi diversifikasi pertanian ketiga pengembangan perkebunan kerakyatan keempat, Peningkatan iklim investasi daerah, kelima pengembangan kawasan strategis potensial.
Selanjutnya keenam peningkatan pendapatan petani/buruh pertanian pada sektor unggulan daerah, ketujuh, optimalisasi perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, kedelapan, Penguatan tata kelola kelembagaan dan implementasi perencanaan pembangunan daerah.
Sembilan peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal penyelenggaraan pemerintahan dan sepuluh menjaga kondusifitas wilayah dalam rangka pelaksanaan pemilu serentak.
“Saya berharap kiranya pada tahun ini, kita mampu merumuskan program dan kegiatan strategis untuk memacu pencapaian target-target pembangunan daerah yang telah ditetapkan, ”katanya.
Terkait banyaknya usulan-usulan yang disampaikan tentunya, pemerintah daerah memilih mana yang lebih penting dan bermanfaat untuk masyarakat, dengan melihat kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas.
“Pemeirntah daerah ingin merealisasikan semua usulan yang disampaikan masyarakat, namun kondisi keuangan daerah terbatas hanya yang menjadi prioritas dan bermanfaat untuk masyarakat dilaksanakan, “ tandasnya.
Namun demikian kepada SKPD agar bisa mencari terobosan-terobosan baru untuk meminta dana di pusat untuk bisa diambil agar bisa membiayai pembangunan di daerah yang belum tercover di anggaran pendapatan belanja daerah Kab Tapin.
Sementara anggota DPRD Tapin Emi Novita mengatakan, melalui musrenbang kecamatan ini kita sebagai anggota dewan dapat mengetahui apa yang menjadi harapan masyarakat, ternyata banyak sekali usulan masyarakat yang tidak diketahui oleh dewan.
“Kedepannya semua usulan akan kita coba masukkan dalam aspirasi dewan, kalau tidak teranggarkan di SKPD, tetapi kalau belum terealisasikan dewan dan pemerintah mencoba berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta anggaran dalam membiayai pembangunan yang belum terakomodir, “ katanya.
Berharap apa yang menjadi harapan masyarakat baik kecamatan binuang dan hatungun dan 10 kecamatan lainnya di Kabupaten Tapin, dapat mengakomodir semua usulan menjadi prioritas pembangunan.
Sementara Camat Binuang Eko Haryono melaporkan, pada musrebang ini, Kecamatan Binuang mengusulkan sebanyak 47 usulan untuk menjadi prioritas pembangunan, terdiri dari kecamatan Binuang mengusulkan 7 usulan dan Kelurahan dan desa 40 usulan yang menjadi prioritas.
Usulan prioritas ke kerjakan di Kecamatan Binuang yaitu pengerukan atau normalisasi bendungan Transat Binuang, hal ini untuk mengurangi terjadinya bencana banjir di Kelurahan Raya Belanti. Karena sampai saat ini kesannya bendungan tersebut terbaikan, kalau bisa di perbaiki lagi sehingga dapat berfungsi sebagi tampungan air dan aliran sungai untuk saluran irigasi.
“Kalau bendungan berfungsi dengan baik tentunya dapat mengurangi terjadinya banjir di Kelurahan Raya Belanti, “ katanya.
Berharap usulan kami yang sudah disusun dapat menjadi atensi pemerintah daerah dan menjadi prioritas laksanakan.
Turut hadir Kepala Bappelitbang Tapin Zainal Aqli, Asisiten Administrasi Umum Fiqri Irmawan, Para Kepala SKPD Lingkungan Pemkab Tapin, Tokoh masyarakat, Camat Binuang, Camat Hatungun dan Kepala Desa Se Kec Binuang dan Hatungan dan Lurah di Kec Binuang.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





