Kandangan, kalselpos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Muhammad Noor memaparkan percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Prof Dr Muhadjir Effendy secara daring, Kamis (16/2) di Pendopo Bupati.
Pemaparan tersebut, ikuti Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj Isnaniah Fikry, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten HSS Srie Astuti Syamsuri Arsyad dan Perwakilan Forkopimda, dinas terkait, camat dan kepala desa.
Sekda Kabupaten HSS Muhammad Noor mengatakan, percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten HSS dilakukan oleh dari tahun 2021-2022.
“Dari hasil survey yang sudah dilakukan oleh dari tahun 2021 dengan angka sekitar 29.1 persen dan 2022 turun menjadi 23 persen,” ujar sekda.
Menurut sekda, dalam pendataan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS menggunakan aplikasi, yang semua data stunting serta perkembangan ada di sana dengan tercatat by name by address.
Dikatakan sekda, dalam pencegahan stunting Pemkab HSS melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga sampai dengan Pemerintah Desa.
Sedangkan dalam penanganan kemiskinan dilakukan berdasarkan data keluarga miskin yang sudah menerima bantuan sosial sebanyak 74 persen dengan penanganan sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE).
“Penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo di tahun 2024 Indonesia 0 persen seperti yang disampaikan Menko PMK,” ujar sekda.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





