STIA Amuntai gelar workshop dan Lokakarya Visi-Misi Kurikulum

Workshop visi-misi STIA Amuntai. (diskominfosandi)

Amuntai, Kalselpos.com – Workshop dan Lokakarya terkait Visi-Misi dan Kurikulum STIA Amuntai dilaksanakan.

Berlokasi di aula STIA Amuntai, Kamis (09/02) tadi, sejumlah undangan turut hadir, dimana pihak Kampus menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, diantaranya Prof. Dr. Agus Sulistiyanto, MS Kaprodi S2 Magister Ilmu Administrasi Publik dan Prof. Dr. Rudi Handoko, MS Kaprodi S3 Doktor Ilmu Administrasi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Bacaan Lainnya

Ketua STIA Amuntai, Dr. Reno Affrian mengatakan, diselenggarakan workshop ini dalam rangka peninjauan kembali visi-misi STIA Amuntai guna menindaklanjuti kebijakan pemerintah tentang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Peninjauan kembali visi misi ini harus jelas indikatornya, harus realistis sehingga kegiatan yang diselenggarakan STIA Amuntai bisa tercapai,” ucap Reno di depan Dosen, Mahasiswa STIA Amuntai, serta stakeholder terkait dari Pemerintah Kabupaten HSU, Bank Kalsel dan Alumni.

Turunanan dari hasil peninjauan kembali visi misi ini, akan dilanjutkan dengan peninjauan kembali kurikulum baru yang relevan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan sekarang.

“Ini berkaitan dengan meminta masukan kepada seluruh stakeholder yakni pemerintah daerah dan pihak swasta dalam menyusun visi misi dan kurikulum,” tuturnya.

Lantas, Reno menyebut, dengan adanya peninjauan kembali visi misi dan kurikulum di STIA Amuntai, maka akan ada perubahan yang signifikan dari sistem akademik maupun perkuliahan. “Nantinya berkembangnya kita (STIA Amuntai) akan membuka S2 Administrasi Publik di kampus ini,” ungkap Reno.

Ia menambahkan, target penetapan visi misi yang baru ini akan rampung paling lambat 1 bulan setelah dibentuk tim penyusun pengkajian visi misi STIA Amuntai.

Sementara itu, Prof. Dr. Agus Sulistiyanto, MS Kaprodi S2 Magister Ilmu Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengatakan, dari jumlah rasio dosen dan mahasiswa di STIA Amuntai terbilang memenuhi kriteria.

Namun, kendati demikian, Agus menyebut, masih ada beberapa catatan yang harus dilakukan perubahan oleh STIA Amuntai untuk lebih memaksimalkan sebagai perguruan tinggi di Kabupaten HSU

“Karena ini perguruan tinggi, berkaitan dengan visi misi, maka saya melihat visi misi STIA Amuntai sudah berorientasi ke tingkat nasional dan perlu dikembangkan lagi ke tingkat yang lebih besar lagi.Dari segi kelembagaan status masih sekolah tinggi, agar bisa meningkat menjadi Universitas,” tambahnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait