Pengembangan kawasan wisata Siring Laut diproyeksikan untuk seratus tahun ke depan

Masterplan pembangunan kawasan siring laut antara lain dibangun Mesjid Kapal Pesiar, Dermaga untuk bersandar kapal-kapal besar, perluasan area parkir, renovasi Hotel Saijaan, Restoran, Si-Walk-Pengembangan kawasan wisata Siring Laut diproyeksikan untuk seratus tahun ke depan

Kotabaru,Kalselpos.com Investasi yang ditanamkan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mengembangan obyek wisata Siring Laut tidak main-main yang mana dana ratusan miliar bersumber dari APBD dengan masa konstruksi secara multiyears tersebut diharapkan dapat mengantisipasi melonjaknya angka kunjungan wisata di wilayah paling tengah Indonesia ini.

 

Bacaan Lainnya

Terlihat sejumlah fasilitas baru maupun renovasi bangunan yang sudah ada nampak terlihat sedang digarap di lokasi, beberapa tiang pancang sedang ditancap di area yang sudah diplot sesuai masterplan, antara lain Mesjid Kapal Pesiar, Dermaga untuk bersandar kapal-kapal besar, perluasan area parkir, renovasi Hotel Saijaan, Restoran, Si-Walk Food Court, taman dan trotoar hingga panggung kesenian terapung ala opera house di Sydney.

 

Masterplan yang sudah dipersiapkan sejak awal kepemimpinan Bupati H Sayed Jafar Alaydrus, SH di kawasan obyek wisata Siring Laut nampak megah dan berkelas dunia.

 

“Membangun Siringlaut memang tidak boleh tanggung-tanggung, kita mengantisipasi puluhan hingga ratusan tahun ke depan dari perkembangan daerah, terutama pariwisata karena hanya sektor ini yang cukup menjanjikan ke depannya di daerah ini dengan pemandangan alamnya yang indah, sedangkan sektor lain itu dapat habis”, ujar orang nomor satu itu saat meninjau proyek pembangunan yang ada di siring laut, Kamis (26/1) sore lalu.

 

“Investasi puluhan bahkan ratusan ratusan milyar yang sudah dilontarkan Pemerintah Daerah sejak dulu tentunya harus memberikan kontribusi bagi Pendapatan Daerah, salah satunya dari parkir yang ada di area wisata siring laut,” ungkap Bupati H Sayed Jafar.

 

“Makanya kita memindahkan area panggung kesenian ke lokasi baru di siring laut ini dengan konsep yang lebih unik dan menarik, sehingga area bekas panggung dapat dimanfaatkan sebagai area parkir, yang sering meluber hingga ke jalan bila ada even-even disini. Jadi disamping menambah PAD, juga sekaligus mengatasi kemacetan jalan utama di depan kantor Bupati,” terangnya diakhir pembicaraan.

 

Berdasarkan kondisi di lapangan memang sejak beberapa waktu terakhir, apalagi saat akhir pekan dan libur panjang kawasan ini sangat ramai pengunjung termasuk bus-bus wisata dari luar daerah hingga area parkir tak sanggup lagi menampung ribuan kendaraan yang datang yang akhirnya meluber ke jalan-jalan utama sekitar siringlaut sehingga mengganggu lalu lintas.

 

Saat ini perluasan dan pembangunan terus dikebut menjelang akhir masa jabatan Bupati meski masa pekerjaan masih lama, tapi dengan dratakannya sejumlah bangunan, kawasan ini sudah terasa perubahannya beberapa sudut siring yang dulu terkesan kumuh kini mulai terlihat lapang dan rapi.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait