Banjarmasin, kalselpos.com – Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Subhan Noor Yaumil berharap realisasi
Pajak Air Permukaan (PAP) terus dioptimalkan.
Oleh karena itu pihaknya
terus melakukan koordinasi bersama tim teknis baik SKPD terkait diantaranya PMPTSP agar perusahaan yang memanfaatkan air permukaan diharuskan mengakses izin sipa mereka melalui simapan (sistem informasi manajemen perizinan) yang kemudian terkoneksi dengan sistem di Bakeuda sipapan (sistem informasi pajak air permukaan).
“Atas dasar laporan mereka kami verifikasi kembali apakah pemakaian air permukaan mereka wajar atau tidak, dari total objek pajak yang memakai air permukaan di Kalsel berjumlah 306 objek pajak dan yang aktif 262, diantara jumlah tersebut baru 72 objek yang menggunakan sistem aplikasi sipapan,”ujarnya.
Ditambahkannya, ke depan pihaknya terus menghimbau kepada wajib pajak untuk menggunakan sipapan dalam menyampaikan laporan perpajakan mereka.
Diungkapkannya, guna merealisasikan
optimalisasi penerimaan di sektor PAP ke depan akan kami pasang water meter guna memudahkan para Wajib Pajak (WP) serta pihaknya bisa melakukan pengawasan terhadap pemakaian air permukaan.
“Kami sependapat dari mitra kerja Komisi II DPRD Kalsel ke depan saran dan masukan legislatif ini penting bagi Bakeuda oleh karena itu secepatnya akan mengundang khusus para pengusaha dalam rangka koordinasi dan optimalisasi penerimaan di sektor PAP,”katanya.
Disampaikannya, untuk PAP tahun 2023 berjalan ini realisasinya di 8 miliar lebih dibanding tahun 2022 realisasinya meningkat 100% lebih yaitu Rp 4 miliar lebih tahun 2021 malah realisasinya hanya Rp 1 miliar lebih mendekati Rp 2 miliar.
Lanjut pria ramah ini, pihaknya bersama tim teknis UPPD Samsat terus berusaha guna pengoptimalan capaian Pendapatan Daerah (PD), sementara untuk pengelolaan BMD akan terus kami tingkatkan pengelolaannya bahkan ke depan menginventarisir aset mana yang berpotensi mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya pihaknya akan coba melakukan kerja sama dengan pihak ke 3 kaitan pemanfaatannya baik melalui kerjasama sewa atau cara lainnya sehingga aset yang tidak digunakan bisa dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan PAD dr sektor pemanfaatan kekayaan daerah.
“Kami mohon dukungan semua pihak tidak terkecuali para pengusaha dan masyarakat demi pendapatan daerah sebagai penunjang kelangsungan pembangunan di banua, ” harap Subhan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





