Ingin Tahu Update Harga Daging Sapi, Klik Disini

Pedagang daging sapi di Sungai Belanak, Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu.(kristiawan)

Batulicin, kalselpos.com – Daging sapi merupakan salah satu komoditas pangan pokok yang mengalami kenaikan harga secara fluktuatif. Biasanya jelang lebaran atau pada saat saat tertentu akan mengalami kenaikan secara otomatis.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Andrie Juniar Tenggara SP, menyampaikan update harga harian daging sapi, yang sebenarnya tidak mencapai kisaran harga jual Rp180.000 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Senin (16/1) melalui pesan singkatnya ia mengatakan, terkait dengan informasi harga daging sapi dan lainnya menjadi salah satu aspek terpenting dalam transaksi jual beli di pasaran secara umum.

“Terutama saat menghadapi gejolak harga yang terjadi,” ujarnya.

Pemerintah daerah tentunya memiliki tanggung jawab untuk memantau perkembangan pasar komoditas peternakan, dengan melalui informasi harga dari seluruh wilayah yang ada di Bumi Bersujud.

Dijelaskannya, berdasarkan pantauan harga daging sapi tertinggi di pasaran saat ini dengan angka kisaran Rp170.000 per kilogram. Harga daging ditentukan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, “Harga daging fluktuatif (keadaan atau kondisi yang tidak tetap atau berubah-ubah), kita tidak bisa menentukan,” terangnya.

Daftar informasi harga harian daging di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, selengkapnya bisa dilihat di simponiternak.

Dengan membuka aplikasi tersebut kita bisa mendapatkan informasi perkembangan harga berbagai komoditas peternakan dan menyajikan informasi harga komoditas peternakan secara otomatis sesuai kebutuhan.

Selain itu, Andre Juniar juga menghimbau kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha sapi, untuk tidak menerima sapi terutama dari luar wilayah Tanah Bumbu tanpa disertai dokumen lengkap.

Tak hanya itu saja, syarat lainnya juga harus memiliki hasil pemeriksaan dari dokter hewan, demi menjamin keamanan pangan. Sapi harus dipastikan dalam kondisi berlabel sehat dan berlabel halal.

“Pastikan transaksi jual beli sapi, memiliki dokumen lengkap dan sudah melalui pemeriksaan dokter hewan, tetap berhati-hati dalam bertransaksi. Kini stok sapi jantan siap potong ada 355 ekor sapi, ditambah kemarin masuk 11 ekor sapi dari Sulawesi, kemudian hari ini menurut laporan akan datang lagi 28 ekor dari Geronggang,” pungkasnya.

 

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait