Pemkab Kotabaru diskusikan pengembangan Pariwisata bersama Universitas DR Soetomo Surabaya

Rektor Universitas DR Soetomo Surabaya memberikan plakat kepada Sekda Kotabaru usai acara diskusi.

Kotabaru, kalselpos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru terus berbenah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama di sektor pariwisata sesuai dengan misi dan visi Bupati memajukan argobisnis dan pariwisata.

Untuk mencapai itu semua tentunya diperlukan indikator-indikator yang sangat diperlukan dalam pembenahan ini, maka dari itu Pemerintah Daerah sendiri melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat bersama Rektor Universitas DR Soetomo Surabaya mengadakan diskusi perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru yang dilangsungkan di Aula Wisata Hutan Meranti Desa Sebelimbingan Kecamatan Pulau Pulau Laut Utara, Selasa (10/1) siang.

Bacaan Lainnya

Dalam diskusi tersebut Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga selaku leading sektor yang memiliki tugas untuk melaksanakan visi misi tersebut dan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam meningkatkan kunjungan wisata yang datang ke Kotabaru.

Di kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad Assegaf MM yang juga ikut hadir dalam diskusi ini mengatakan, sesuai dengam visi misi Bupati selama 2 periode menjabat, ternyata program berkelanjutan ini luar biasa, termasuk sektor pariwisata ini.

“Ini harus berkelanjutan karena yang bisa kita andalkan khusunya di Provinsi Kalimatan Selatan yang mempunyai daya tarik termasuk pantai yang panjang, pulau yang banyak itu hanya ada di Kabupaten Kotabaru, maka dari itu objek wisata yang ada di kotabaru memang banyak belum di sentuh,” ujar Sekda H Said Akhmad.

“Dengan adanya diskusi bersama Universitas DR Soetomo Surabaya ini nantinya akan mudah untuk mempromosikan wisata yang kita miliki ini,” harap Sekda.

Sementara itu Rektor Universitas DR Soetomo Surabaya Dr Siti Marwiyah SH,MH juga menyampaikan, terkait dengan perkembangan pariwisata yang ada di Kotabaru tentunya sangat menarik yang mana kami bersama rombongan selama 3 hari disini sudah diajak ke tempat-tempat wisata yang ada seperti Goa Lowo, Makam Raja-Raja, dan tempat-tempat menarik lainnya artinya Kotabaru sangat luar biasa potensi pariwisatanya.

“Kotabaru luar biasa potensi pariwisatanya dan saya melihat Bupatinya sendiri sangat menfokuskan dalam perkembangan disektor ini. Kotabaru banyak mempunyai potensi sumber daya alam seperti tambang dan lainnya tetapi kalau semua ini tentu suatu saat akan habis lain halnya dengan pariwisata yang kedepannya akan terus berkembang dan itu akan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa bagi Kotabaru karena lihat distinasi wisata alam yang ada tidak kalah dengan Bali tinggal bagaimana mengemasnya,” ungkap Rektor DR Soetomo dengan kagum.

Terkait dengan Desa Rampa Berkah ia juga menerangkan, sangat manarik untuk dijadikan bahan penelitian karena konsep pengembangan wisatanya dan masyarakat yang asli dapat dimodifikasi dengan adanya sisi yang berbeda seperti ketika anak-anak di dunia luar cenderung bermain hp, tetapi disini berbeda dimana mereka lebih bermain ke alam. Seperti yang diharapkan anak-anak melek akan teknologi tetapi dengan kehidupan alam yang tetap harus jalan.

Selain itu Kabupaten Kotabaru jua banyak memiliki potensi wisata yang nantinya bisa menjadi tempat wisata unggulan di Ibu Kota Negara (IKN).

“Ini merupakan langkah luar biasa yang di lakukan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar karena Kotabaru ini punya sumber daya alam yang sangat luar biasa berpotensi di bidang pariwisata yang tidak dimiliki wilayah lain, apalagi nanti Kotabaru menjadi penyanggah IKN dan banyak investor masuk sehingga makin dikembangkan lagi dan tidak kalah dengan keindahan bali karena potensi alamnya yang luar biasa dan memiliki ciri khas dan keunikan dengan kondisi sosial masyarakatnya yang masih terjaga,” tambahnya.

Senada dengan itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kotabaru Risa Ahyani SE, M.Si dikesempatan itu juga mengatakan, kedatangan Rektor bersama pemilik yayasan ke Kotabaru untuk melakukan uji pengembangan wisata salah satunya di Desa Rampa Berkah dimana desa ini memiliki ciri khas tersendiri serta keunikannya yang perlu dikembangkan seperti budaya seni musik tradisional, ketangkasan dan tarian selain itu perumahan dan mata pencariannya akan dapat dijadikan destinasi budaya.

Lebih jauh dibeberkannya pula bahwa, untuk mencapainya tentu diperlukan penataan-penataan kawasan potensi wisata dalam upaya pembentukan skala prioritas dan perkembangan hasil inventarisasi terdapat 145 destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kotabaru dan yang di prioritaskan pada 6 KPP (Kawasan Pengembangan Pariwisata) dengan menetapkan 10 destinasi wisata unggulan menjadi objek sampel perhitungan jumlah kunjungan wisatawan.

Begitu juga Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Pertanahan setempat M Maulidiansyah dikesempatan itu juga menyampaikan, selamat datang kepada Tim Universitas DR Soetomo Surabaya di Bumi Saijaan ini.

“Saya berharap Rampa Berkah ini akan menjadi desa yang mandiri dan masyarakatnya pun mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

Usai melaksanakan diskusi
Tim Universitas DR Soetomo Surabaya melakukan monitoring dan uji kelayakan pengembangan pariwisata di Desa Rampa Berkah yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri serta diakhiri
memberikan cenderamata kepada Plt Kadis Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan Kotabaru dan Camat Pulau Laut Utara yang dilanjutkan dengan menikmanti suasana Desa Rampa Berkah sambil bermain dengan anak-anak sekitar serta belajar tarian khas Suku Bajau didesa tersebut.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait