Dari 19 orang yang diamankan itu, ada satu orang meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit akibat luka tembak dan 16 orang mengalami luka-luka. Mereka yang terluka sudah ditangani secara medis.
“Saya masih menunggu laporan lengkap karena ada yang meninggal. Makanya Kabid Propam saya perintahkan untuk menyelidiki apakah penanganannya sudah sesuai prosedur atau tidak. Kalau tidak maka akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku, ” tegas Kapolda Fakhiri.
Mantan anggota Brimob Polda Kalsel ini menambahkan, pihaknya meminta masyarakat Papua tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar. “Mari kita bersama-sama menjaga Papua hingga menjadi tanah yang damai,” ujarnya.
Pada Selasa (10/1), KPK menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Usai ditangkap, Lukas Enembe langsung diterbangkan ke Jakarta dari Bandara Sentani dengan transit di Manado.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





