Kotabaru, kalselpos.com– Sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia dan rezeki yang didapat, Minggu (8/1) kemarin warga Desa Bangkalan Dayak yang ada di Kecamatan Kelumpang Hulu melaksanakan acara aruh adat yang merupakan suatu tradisi Pemujaan Gua Temuluang atas panen sarang walet yang didapat.
Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan bagi warga dayak setempat yang mana pemujaan tersebut dirangkai dengan pemotongan ayam selama dua hari, empat hari dengan pemotongan kambing dan enam hari dengan pemotongan hewan kerbau.
Acara aruh pemujaan Gua Temuluang ini dihadiri langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus SH dan juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.
Diawal sambutannya Bupati H Sayed Jafar menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Adat Bangkalan Dayak yang sudah melestarikan kebudayaan dan adat istiadat masyarakat dayak sehingga dapat terus eksis.
Pemerintah Daerah sangat mendukung dengan adanya acara aruh adat pemujaan Goa Temuluang Desa Bangkalan Dayak ini, karena masyarakat setempat serius melestarikan adat istiadat peninggalan leluhur yang merupakan kekayaan budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain.
“Kita tentunya patut bersyukur bahwa di Kabupaten Kotabaru juga ada tradisi aruh adat pemujaan Gua Temuluang dari warga desa Bangkalan Dayak yang mana ini menjadi daya tarik wisata terkhusus di Desa ini sehingga nanti akan menambah jumlah wisatawan yang datang ke Kotabaru serta nanti kedepannya ini harus dibenahi dan dikemas agar lebih menarik lagi,” tutur Bupati H Sayed Jafar.
“Saya berharap partisipasi dan
dukungan seluruh lapisan masyarakat khususnya warga adat dayak dalam melestarikan adat istiadat budaya yang telah diwariskan kepada kita,” ungkapnya.
“Mari kita bersama-sama Pemerintah Daerah mendukung dalam pembangunan daerah khusunya pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan adat dayak di Kotabaru,” tandasnya.
Untuk diketahui bersama bahwa acara puncak pemotongan hewan kerbau ini bertempat di Halaman Balai Adat Desa Bangkalan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu dan dikesempatan itu juga Bupati memberikan bantuan uang sebesar Rp20 juta rupiah yang diterima langsung oleh Ketua Adat Dayak setempat.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





