Angka Stunting Di HSS Menurun Setiap Tahun

MENERIMA- Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad saat menerima penghargaan stunting dari pemerintah pusat.(Prokopim)

Kandangan, kalselpos.com – Penurunan angka stunting pada anak masih menjadi misi utama, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di suatu daerah.

Tidak terkecuali Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang mendapatkan respon positif dari Pemerintah Pusat atas upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menurunkan angka stunting.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten HSS sejak 2018 angka stunting mencapai 16,39 persen, pada 2019 turun menjadi 7,25 persen, dan 2020 angka stunting kembali turun menjadi 6,86 persen, dan pada 2011 kembali turun menjadi 5,37 persen dan pada 2022 angka stunting turun hingga 4,62 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSS dr Siti Zainab, Kamis (5/1) mengatakan persentase angka stunting di Kabupaten HSS menurun setiap tahun dan tercacat hingga Oktober 2022 menjadi 4,62 persen.

‘Hal itu terjadi karena komitmen pemerintah daerah untuk menurunkan stunting didukung semua pihak lintas sektor,” ujar dr Siti Zainab.

Dikatakan Zainab, program-program yang dilaksanakan dalam upaya menurunkan angka stunting, yakni pelatihan konseling PMBA, pelatihan konseling antar pribadi, pembinaan KPM dalam optimalisasi dana desa untuk intervensi stunting.

Selain itu, melakukan pembinaan KPM 1.000 HPK, pemantauan pertumbuhan perkembangan bayi balita, pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah dan remaja, pertemuan koordinasi lintas program dan lainnya.

Zainab menambahkan, pada tahun 2022 ini telah dilakukan kegiatan pemberian PMT yang meliputi balita gizi kurang/gizi buruk berjumlah 423 orang, ibu hamil 337 orang.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait