Warga Desa Cangkering Keluhkan Maraknya Judi Online ke Polsek Amuntai Selatan

Kapolsek Amuntai Selatan berbincang bersama warga Desa Cangkering. (adiyat)

Amuntai, kalselpos.com – Warga Desa Cangkering, Kecamatan Amuntai Selatan, mengeluhkan persoalan maraknya judi online yang masih terjadi di sekitaran Desa mereka.

Hal ini diutarakan oleh warga Desa Cangkering, bersama dengan Kepala Desa, dan tokoh agama setempat saat Jumat Curhat bersama Polsek Amuntai Selatan.

Bacaan Lainnya

Program ini merupakan, program Kapolri Quick Wins Presisi guna menciptakan kedekatan dengan masyarakat, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Jumat (30/112) di Balai Desa, Desa Cangkering, yang diikuti Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Didik Suryanto, Kanit Binmas Bripka Sugeng, Kanit Reskrim Bripka Sugeng Ari Wibowo, Bhabinkamtibmas Aipda Maryono, Kanit Intelkam Aipda Indra Airiadi.

Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Didik mengatakan, memang banyak berbagai saran dan masukan oleh warga di Desa Cangkering. Ada beberapa hal yang menjadi poin penting mereka sampaikan, terutama, tentang masih ditemukannya para pemain judi online.

Kemudian, soal program pemutihan pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat yang telat membayar pajak, dan di akhir tahun 2022 ini, warga Desa Cangkering meminta pihak kepolisian membantu dalam hal mengantisipasi kecelakaan lalu lintas di wilayah Amuntai Selatan.

“Hal ini yang menjadi poin penting saat Jumat Curhat yang kita lakukan, dengan sifatnya berbincang santai tadi. Masyarakat lebih luas dalam menyampaikan keluhan dan saran, masukan bagi kami,” katanya.

Menanggapi hal itu, Jumat Curhat dirasakan menyelenggarakan Transformasi menuju Polri yang Presisi melalui program harkamtibmas.

Pihaknya, dari Polsek Amuntai Selatan akan sering melakukan patroli dan koordinasi dengan masyarakat, aparat Desa Cangkering. Namun, dirasa kurang maksimal, peran orang tua juga turut menjadi hal penting guna menasehati anak – anak agar tidak bermain judi online.

“Apabila, ditemukan yang mencurigakan, serta anak-anak bergerombol main judi online di tempat umum, agar melapor Kapolsek Amuntai Selatan, tadi udah dibagikan juga kontak Kapolsek ke warga,” imbuhnya.

Terkait pemutihan, Kapolsek menyayangkan \, karena program tersebut telah berakhir untuk tahun 2022 ini. Namun, tidak menutup kemungkinan di tahun depan akan kembali dilaksanakan.

Permasalahan lainnya, tentang lalu lintas, mengingat malam tahun baru jalur lalu lintas lebih ramai dari biasanya. “Respon tersebut, akan dikoordinasikan dengan Sat Lantas Polres HSU dengan berpatroli dari Polsek Amuntai Selatan ke wilayah-wilayah yang padat, guna mencegah laka dan kemacatean,” terang Didik.

Adanya, program Jumat Curhat menghadirkan keamanan, Ketertiban di tengah masyarakat agar situasi aman dan kondusif, selain itu, terlaksananya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk antisipasi adanya tindak pidana aksi premanisme yang dapat terjadi di daerah hukum Polsek Amuntai Selatan demi trbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Amuntai Selatan.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait