Pj. Bupati Barsel Apresiasi Deklarasi Basno dan Publikasi Data Stunting

Bupati saat menghadiri Publikasi Data Stunting dan deklarasi bersama Stop Buang Air Besar Sembarangan Menuju Nol (Basno) di Aula Bappeda Barsel, Buntok, Selasa (20/12/2022). (ist)

Buntok,kalselpos.com
Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) Lisda Arriyana memberikan apresiasi pelaksanaan penandatanganan Deklarasi Buang Air Besar Sembarangan Nol (Basno) dan Publikasi Stunting Tahun 2022 yang di gelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel.

Acara yang digelar di Aula Bappeda Barsel, Buntok, Selasa (20/12/2022) merupakan rangkaian dari delapan aksi konvergensi upaya percepatan penanggulangan stunting dengan data publikasi yang dapat dijadikan acuan dalam pencegahan dan penanganan stunting tahun 2023.

Bacaan Lainnya

“Semoga kegiatan ini mampu menguatkan komitmen seluruh pihak yang hadir hari ini dalam menanggulangi permasalahan stunting bersama sama, serta dalam merealisasikan program yang telah dirancang,” kata Lisda Arriyana kepada awak media usai kegiatan.

Prevalensi stunting di Barsel, mencapai angka 31,4 persen atau menurun 9,3 persen dari angka 40,7 persen tahun 2018. Pemkab Barsel dalam penurunan stunting masih tinggi dengan demikian harus di atasi bersama-sama serta memerlukan sinergi antar berbagai pihak.

“Artinya kita harus menurunkan sebesar 17,4 persen dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut di tambah dengan permasalahan akan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum pada masa kehamilan yang dapat berdampak serius terhadap janin,” jelas Lisda.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah salah satu dari 6 desa yang mendapatkan penghargaan yaitu Kepala Desa Hulu Tampang Waldi, mengucap terima kasih kepada semua yang mendukung sehingga desanya bisa mendapatkan piagam penghargaan Basno hari ini.

“Saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, kepada masyarakat Desa Hulu Tampang, Puskesmas Bantai Bambure dan Dinas Kesehatan serta pihak lain yang mendukung sehingga hari ini Desa Hulu Tampang mendapatkan piagam penghargaan Basno dari Pemkab Barsel,” ungkap Waldi.

Ia juga menambahkan, selain merupakan suatu kebanggaan mendapatkan penghargaan, tetapi juga merupakan beban tanggungjawab yang besar bagi desanya dalam menjaga Marwah dari penghargaan itu.

“Ini bukan tanpa beban dalam hal diperolehnya penghargaan ini, tetapi merupakan suatu tanggung jawab yang besar bagi kami pemerintah desa agar selalu menanamkan rasa tanggungjawab bersama terhadap masyarakat agar sama-sama menjaga perilaku hidup sehat dengan tidak membuang air besar (BAB) sembarangan atau Basno,” pungkasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait