Lapas Kelas IIA Kotabaru laksanakan belajar baca tulis bagi warga binaan

Kotabaru, kalselpos.com – Untuk menjadikan manusia yang berakhlak dan berguna baik pada diri pribadinya sendiri maupun orang lain dikehidupan sehari-hari warga binaan Lapas Kelas IIA Kotabaru melaksanakan kegiatan belajar bagi warga binaannya.

Pelaksanaan kegiatan ini tentunya untuk menjadikan warga binaan Lapas tersebut agar bisa menulis dan membaca agar kelak suatu saat nanti dia bebas sudah mempunyai ilmu terkait dengan membaca dan menulis.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan kegiatan belajar ini dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Kotabaru dan melibatkan guru yang menjadi pendidik warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru Yosef Benyamin Yembise didepan wartawan Kalselpos, Selasa (29/11) siang mengatakan, terkait masalah pembinaan di Lapas ini ada dua pembinaan yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian yang dilihat tadi itu merupakan pembinaan kepribadian dengan melaksanakan pengajaran baca tulis memberantas buta aksara bagi warga binaan yang belum tahu sama sekali membaca maupun menulis.

“Ya, Alhamdullilah satu bulan setegah mereka sudah bisa dari yang tidak tahu membaca dan menulis akhirnya mereka bisa,” ujar Yosef sebutan Kalapas putra terbaik Papua ini.

Disinggung mengenai tenaga pengajar Kalapas juga menyebutkan bahwa, yang mengajar bagi warga binaan ini juga warga binaan sendiri yang mempunyai potensi dan mengetahui teknik dan cara mengajar kepada teman-temannya inilah yang merupakan program dari pemberantasan buta aksara Lapas Kelas IIA kotabaru.

“Ada 30 warga binaan yang belum tahu sama sekali membaca maupun menulis sekarang mereka sudah bisa. Selain pembinaan kerohanian juga ada kegiatan bela negara seperti kegiatan ke Pramukaan, yang mana mereka di didik bagaimana menjadi Pramuka yang baik agar nanti kalau mereka bebas akan menjadi manusia yang mandiri sesaui dengan amanat Undang-Undang Kemasyarakatan,” terangnya.

Hal senada juga disampaiakan oleh Agus Sumantri seorang guru pendidik bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Kotabaru, mengajar disini tentunya berbeda dengan mengajar diluar yang mana disini yang mengikut belajar usianya tua-tua dan kadang-kadang tidak sesuai dengan modul.

“Ya, kita mengajarnya menggunakan sistim Kurikulum Tingkat Satuan Pendidik (KTSP) sama dengan sekolah-sekolah yang ada diluar sana,,” ucap Agus selaku guru pendidik.

“Dengan bisa membaca dan menulis tentunya ini bukti yang dapat ditunjukan pada keluarganya bahwa mereka di Lapas ini benar-benar belajar agar kelak nanti bebas dapat berguna bagi mereka sendiri,” imbuhnya.

Edi Aswan salah seorang wargan binaan Lapas Kelas IIA Kotabaru juga mengatkaan, kegiatan yang dilakukan Lapas ini sangat luar biasa dan membantu kami yang tidak bisa baca tulis akhirnya dapat membaca dan menulis.

“Sejak kecil hingga dewasa saya tidak bersekolah dikarenakan orang tua saat itu tidak ada biaya untuk menyekolahkan makanya saya tidak bisa baca dan menulis,” ungkapnya.

“Alhamdullillah di Kampus Biru Saijaan Lapas Kelas IIA Kotabaru saya dan teman-teman akhirnya dapat membaca maupun menulis, sekali lagi kami ucapkan terima kasih khususnya Kalapas Ayah Yosef yang sangat memperhatikan kami sebagai warga binaan Lapas,” tandasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait