BRGM Kalsel Gelar FGD Penguatan Desa Mandiri Peduli Gambut di HSU

FGD Penguatan Desa Mandiri Peduli Gambut di HSU.(ist)adiyat/ kalselpos.com

Amuntai, kalselpos.com – Focus Group Discussion (FGD) untuk penguatan kelembagaan Desa Mandiri Peduli Gambut serta Peresmian Rumah Produksi Albumin di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dilaksanakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Kalsel di Hotel Minosa Resort Amuntai.

Kepala Sub Kelompok Kerja (Kasubpokja) Provinsi Kalimantan Selatan, Parihutan Sagala mengatakan, penguatan kelembagaan kelompok masyarakat DMPG merupakan aspek penting dalam upaya percepatan restorasi gambut. Potensi-potensi unggulan yang digali oleh desa sendiri maupun melalui kerjasama antar desa telah menunjukkan capaian target untuk menuju kemandirian DMPG sendiri.

Bacaan Lainnya

“Pada momentum ini kami berharap para bapak/ibu sekalian bisa memetik mutiara keberhasilan dari cerita pembangunan pokmas di Klaster masyarakat DMPG di Kalimantan Selatan ini seperti Kluster Pertanian, Klaster Kerajinan dan Kluster Olahan Pangan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Kalimantan Selatan, DR. M. Sayuti Enggok, MP, kegiatan Restorasi Gambut Khususnya yang difasilitasi oleh BRGM melalui program revitalisasi sumber mata pencaharian masyarakat di desa yang terdampak kegiatan Restorasi Gambut, dengan memberikan kompensasi yang harapan idealnya untuk dipergunakan membangun usaha ekonomi produktif sesuai kondisi dan potensial sosial.

Lebih lanjut ia mengatakan, DMPG di Kalimantan Selatan, telah membentuk Kawasan Perdesaan di Kabupaten HSU melalui Perbup Nomor 10 Tahun 2019 tentang Penetapan Kawasan Perdesaan, yaitu kawasan perdesaan perikanan, kerajinan dan pertanian.

“Peraturan Bupati ini telah dikuatkan oleh kebijakan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Bupati No 34 tahun 2019,” ujarnya.

Data BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten HSU tahun 2017 menunjukan bahwa jumlah RTP Keramba di Kecamatan Paminggir sebesar 635 rumah tangga, dengan luas areal sebesar 4.392 m2.

Hal tersebut merupakan potensi unggulan yang dapat dikembangkan baik oleh desa itu sendiri maupun dilaksanakan melalui kerjasama antar desa.

Dalam kurun waktu 5 tahun kawasan perdesaan perikanan memiliki target-target capaian diantaranya penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdesma) di kawasan perikanan, pembangunan gedung Bumdesma dan bantuan modal pengembangan usaha Bumdesma.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati HSU Drs. H. Zakly Asswan, M.M atau yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, H. M. Haridi, SP, mengatakan, kegiatan ini tentunya memiliki arti yang sangat penting dan strategis. “Karena maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka melaksanakan penguatan kelompok masyarakat Desa Mandiri Peduli Gambut,” ucapnya.

Tentunya, hal tersebut untuk membangun komunikasi bersama dalam merestorasi dan melestarikan Gambut, dan menyusun rencana aksi pemangku kepentingan wilayah untuk merealisasikan rencana pembangunan kawasan perdesaan.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait