Sekda hadiri acara Aksi bergizi serentak di Kotabaru

Acara Aksi Bergizi Serentak di Kabupaten Kotabaru tahun 2022 yang dilaksanakan secara Nasional, bertempat di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Kotabaru, Rabu (26/10).Muliana/ kalselpos.com

Kotabaru, kalselpos.com – Sekretaris Daerah Drs H Said Akhmad Assegaf MM menghadiri acara Aksi Bergizi Serentak di Kabupaten Kotabaru tahun 2022 yang dilaksanakan secara Nasional.

Kegiatan tersebut bertempat di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Kotabaru, Rabu (26/10) dan dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, perwakilan dari jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementrian Agama Kotabaru, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Guru-guru sekolah, serta para Tamu Undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah H Said Akhmad mengatakan, mengawali gerakan ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru melakukan aktivasi kegiatan aksi bergizi di 1 sekolah terpilih di wilayah Kotabaru yakni di Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Kegiatan yang dilaksanakan ini melibatkan lintas sektor di tingkat Kabupaten Kotabaru dan juga seluruh warga sekolah yang mana rangkaiana cara aksi bergizi terdiri dari senam bersama, cuci tangan pakai sabun bersama, sarapan pagi bersama, minum tablet tambah darah dan mengisi aplikasi ceria bersama, serta dilanjutkan dengan kampaye di media sosial.

“Yang mana rangkaian tersebut tentunya tidak berhenti pada hari itu saja tetapi diharapkan dapat berjalan rutin setiap minggu dari masing-masing sekolah oleh karena itu peran pimpinan sekolah, guru, orang tua, murid dan seluruh warga di sekitar sekolah sangat penting,” ujar Sekda Kotabaru.

Tidak hanya di 1 sekolah saja tetapi kegiatan ini dilaksanakan diseluruh SMP/SMA/sederajat di 130 sekolah yang ada di Kabupaten Kotabaru dan juga dilaksanakan di seluruh Indonesia secara serentak
sebagai bentuk upaya meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri semua ini perlu didukung oleh keterlibatan dan kolaborasi dari lintas sektor.

“Perlu diketahui bahwa anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut yang mana Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32% hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia,” ungkap Sekda H Said Akhmad.

Menanggulangi hal tersebut Pemerintah telah melakukan berbagi upaya melalui pendidikan gizi seimbang, fortifikasi pangan dan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) yang telah dimulai dilaksanakan pada tahun 2015 dengan minum tablet tambah darah 1 tablet per minggu sepanjang tahun dan bagi remaja putri usia 12-13 tahun yang berada di jenjang pendidikan SMP dan SMA sederajat.

Walapun pemberian tablet tambah darah pada remaja putri sudah dilakukan prevalensi anemia masih cukup tinggi dan banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah kurangnya kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

“Sejalan dengan hasil intervensi tersebut gerakan aksi bergizi diyakini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri yang juga merupakan salah satu indikator layanan intervensi gizi spesifik dalam percepatan penurunan stunting,” tutup diakhir sambutan.

Sementara itu Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengatakan, bahwa pencegahan penyakit anemia di usia dini dapat di lakukan dengan cara hidup sehat dan mematuhi aturan kesehatan seperti mencuci tangan sebelum makan dan meminum obat tablet tambah darah untuk setiap remaja putri.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama bersama badan perencanaan pembangunan daerah dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama ketua organisasi profesi, kegiatan ini merupakan cara atau mencegahan untuk penyakit anemia di usia dini dan cara hidup sehat agar mencegah penyakit tersebut.

“Oleh karena itu kita bersama GERMAS melalui launching aksi bergizi di seluruh sekolah Tk SMP, SMA, Madrasah, dan untuk mensukseskan kegiatan ini dilakukan penandatanganan di komitmen bersama implementasi gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di seluruh sekolah,” tandas

Diakhir acara dilakukan penandatanganan dari pencegahan anemia bersama gerakan masyarakat hidup sehat.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait