TP-PKK Kotabaru gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ketua TP-PKK Kabupaten Hj Fatma Idiana Sayed Jafar didampingi Ketua DWP Kotabaru dan penceramah Ustadz Hasanuddin atau lebih dikenal dengan sebutan UAS Banjar saat memberikan sambutannya di Acara Maulid Nabi Muhammad SAW.Muliana/ kalselpos.com

Kotabaru, kalselpos.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Hj Yulianti Zairina Said Akhmad melaksanakan Peringatan Maulid Besar Muhammad SAW 1444 Hijriyah yang bertempat di Gedung Paris Barantai Kotabaru, Jumat (13/10) kemarin.

Acara Maulid ini juga dihadiri oleh anggota Adhyaksa Dharmakarini serta anggota DWP dan PKK Kabupaten Kotabaru dan Tokoh Agama dengan penceramah Ustadz Hasanuddin atau lebih dikenal dengan sebutan UAS Banjar.

Bacaan Lainnya

Peringatan Maulid Nabi ini mengangkat tema “Dengan Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW mari kita menebar empati, memperkuat silaturahmi dan jadikan Maulid sebagai kesempatan untuk refleksi dan perbaikan diri”.

Dikesempatan itu Ketua TP-PKK Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana menyampaikan, ucapan selamat datang kepada Ustadz Hasanuddin yang di Kenal dengan UAS Banjar yang sangat dinantikan ceramahnya di acara Maulid ini.

“Dengan adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tentunya kita dapat menambah keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan syafaatnya beliau,” ujar Fatma sebutan akrab Ketua TP-PKK Kotabaru ini.

“Selain kita berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tentunya juga menjalin silaturahmi untuk semua dan kita bersama-sama mendoakan semoga Kabupaten Kotabaru aman, sejahtera dan dijauhkan dari marabahaya,” ungkap Fatma.

Dalam cerahmahnya Ustadz Hasanuddin atau yang akrab disapa UAS Banjar ini, banyak menceritakan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW serta keutamaan beliau.

Dijelaskanya dalam kehidupan keluarga Nabi Muhammad juga layak menjadi contoh bagi umatnya.

“Sikap Rasulullah yang amat sangat menyayangi dan menghormati istri-istrinya. Walaupun Rasulullah sebagai kepala negara tapi Nabi tidak pernah malu membantu pekerjaan istrinya dirumah, bahkan Rasulullah SAW tidak ingin merepotkan orang lain,” tandasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait