KOTABARU, kalselpos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru berencana melakukan pelebaran jalan tanjakan Baharu atau Jalan Berangas KM 1, menyusul seringnya lokasi itu menjadi titik rawan kecelakaan lalulintas.
“Ini menyikapi kejadian kecelakan di tanjakan Baharu kemarin, yang menewaskan ayah dan anak,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H Said Akhmad, kepada wartawan, Jumat (6/10/22).
Menurutnya, kecelakaan dikawasan itu bukan yang pertama kali dan bahkan memakan korban jiwa.
Sehingga lanjutnya, berupaya untuk melakukan pelebaran jalan agar memimalisir kejadian laka lantas.
“Kami masih melakukan negosiasi dengan pemilik lahan untuk pembebasan pelebaran jalan tanjakan Baharu atau jalan berangas KM 1 itu, supaya tidak terlalu curam dan sempit,” ucapnya.
Dikatakannya, pada rencana itu ada beberapa persil lahan milik warga yang terkena dampak, terutama sepanjangan tanjakan tersebut.
“Itu rencananya akan dibebaskan. Tapi bila satu saja ada pemilik yang tidak mau dibebaskan, maka pelebaraan jalan tidak akan bisa jalan,” ungkapnya.
Disisi lain cecarnya, seharusnya untuk tranportasi mobil angkutan barang yang tidak layak jangan dipaksakan melintasi tanjakan itu.
“Seperti kecelakaan kemarin, truk yang tak mampu menanjak mengakibatkan orang lain meninggal dunia tertimpa truk,” sesalnya.
Said Akhmad menghimbau kepada pemilik barang atau pengendara mobil angkutan untuk tidak sopir memaksakan diri, jika kendaraan yang digunakan tidak layak atau sedang dalam kondisi mesin yang kurang memadai.
”Saya sudah perintahkan kan ke Dinas Perhubungan agar memasang rambu – rambu larangan dan himbauan di sekitar jalan tersebut, ” sebutnya.
Termasuk tambahnya, agar tidak boleh singgah atau parkir sembarangan di samping bahu jalan kiri dan kanan. “Karena mobil -mobil tidak bisa melakukan pemantauan naik ketanjakan tersebut,” tandasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





