Kandangan,kalselpos.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Bagian Ekonomi Pembangunan gelar ekspose rencana pembangunan Belanja Tidak Terduga (BTT) oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pengendalian inflasi daerah pasca penyesuian harga kenaikan BBM, Rabu (5/10).
Ekspose dihadiri Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsuri Arsyad, Kajari Kabupaten HSS Nul Albar, Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Noor dan para kepala OPD.
Wabup HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, hasil pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, ada beberapa poin yang disampaikan, yakni pengendalian inflasi daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan jangan berwisata keluar negeri, dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
“Presiden RI mengharapkan pemda tidak ragu-ragu untuk bekerja, dan meminta masing-masing kepala daerah, untuk menggunakan dana transfer umum dan dana tidak terduga menekan inflasi,” ujar Wabup Syamsuri.
Selain itu, kata wabup, Presiden meminta jajarannya untuk kerja bersama, dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. “Pemerintah menargetkan kemiskinan nol persen pada tahun 2024,” ujar Wabup Syamsuri.
Wabup berharap dengan apa yang disampaikan bisa menjadi gambaran bagi semua pihak untuk bekerja di lapangan sesuai dengan arahan Presiden.
“Sesuai arahan Presiden, jangan ragu-ragu dan jangan takut melaksanakan sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Wabup Syamsuri.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





