Ketua TP-PKK Kotabaru kunjungi Dua anak Stunting di Dua Desa

Kunjungan secara langsung kepada 2 orang anak stunting dan 1 orang ibu hamil di wilayah Desa Tirawan Kecamatan Pulaulaut Sigam dan Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara.(istimewa)

Kotabaru, kalselpos.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar berserta pengurus PKK, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan DPPPAPPKB dan Bappeda melaksanakan kunjungan secara langsung kepada 2 orang anak stunting dan 1 orang ibu hamil di wilayah Desa Tirawan Kecamatan Pulaulaut Sigam dan Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara, Kamis (29/9).

Untuk Desa Tirawan ada 1 orang balita stunting umur 2 tahun atas nama NS dan 1 orang Ibu Hamil yang usia kehamilan nya sudah 8 bulan tetapi Kekurangan Energi Kronis (KEK).Sedangkan di wilayah Desa Rampa ada 1 orang balita stunting dengan inisial DF usia 1 tahun.

Bacaan Lainnya

Untuk 3 orang tersebut diberi bantuan berupa biskuit balita dan biskuit Ibu hamil serta pakaian bayi dan makanan yang diserahkan secara langsung Ketua TP-PKK Kabupaten.

Dikesempatan ini Ketua TP-PKK Kabupaten Hj Fatma Idiana Sayed Jafar mengatakan, kedatangannya bersama rombongan ini untuk bisa melihat langsung hasil audit yang juga menindaklanjuti turun kelapangan dan teryata apa yang disampaikan tim audit memang nyata adanya.

“Jadi anak yang dari Desa Tirawan dan Desa Rampa ini selama 6 bulan kedepan akan terus diawasi dan juga terus dilihat perkembangannya, dari hasil pembicara tadi bukan seluruhnya akibat kekurangan gizi, tumbuh kembangnya lambat tapi ada bawaan penyakit,” ujar Fatma Ketua TP-PKK Kabupaten ini.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan dokter anak mencarikan segera solusi pengobatan untuk anak-anak tersebut, makanya selama 6 bulan kita pantau terus dan juga dibantu makanan tambahan, susu dan kita lihat selama 6 bulan kalau ternyata bagus tumbuh kembangnya, penyakit bawaannya bisa disembuhkan serta pengobatan ini dilakukan secara gratis karena melihat langsung kondisi masyarakat yang kurang mampu,” terang Fatma wanita cantik ini.

Hal senada juga disampaikan oleh
Kepala Dinas Sosial Nurviza SH bahwa, bantuan yang diberikan berupa makanan anak yakni biskuit dan lauk, sedangkan untuk ibu hamil juga diberikan makanan lauk dan tambahan gizi untuk bakal anak yang dikandung.

“Sedangkan untuk kartu BPJS yang sudah mati nanti kita cek terlebih dahulu, apakah masuk data DPKS atau tidak dan itu termasuk BPJS mandiri atau PBI,” ucap Nurviza Kadis Sosial ini.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Suprapti Tri Astuti juga mengatakan, kami juga memberikan biskuit dan berharap setelah kita berikan makanan tambahan tersebut diikuti juga pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau bidan.

Ada berberapa yang kita sambangi tadi teryata ada yang belum di imunisasi mungkin karena memang pengaruh pandemi selama 2 tahun yang lalu, ini sangat berpengaruh luar biasa terhadap imunisasi dasar anak.

“Ya, itu mempengaruhi tumbuh kembang dari anak tersebut di Desa Rampa kita lihat malah tidak pernah di imunisasi sama sekali karena ketakutan pandemi kemaren. Nah ini tadi kita sudah koordinasi dengan puskesmas nanti langsung ada bidan yang mendata untuk melakukan imunisasi ke mereka sekalian juga memberikan makanan tambahan,” tandasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait