Banjarbaru, kalselpos.com– Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, bertolak langsung ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para demosntran.
Fadli menyampaikan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada perwakilan Sekretariat Fraksi Gerindra M. Ateng Iskaj Nurochman.
Penyampaian ini dilakukan Fadli demi menepati janji atas tuntutan massa aksi demonstran (7/9) lalu.
Tuntunan para mahasiswa tertuang dalam surat yang telah ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar. Dalam hal ini DPRD Kota Banjarbaru telah mendengar dan memfasilitasi tuntutan dari para demostran yang disampaikan ke DPR RI pusat.
Adapun enam tuntutan yang diberikan meliputi :
1. Mengembalikan dan menormalkan kembali harga BBM.
2. Membuat peraturan tentang BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
3. Menindak penyalahgunaan BBM secara tegas dan transparan.
4. Membentuk tim atau badan pengawas yang bertugas untuk memberantas mafia dan penimbun BBM.
5. DPRD Kota Banjarbaru menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Selatan agar disampaikan ke DPR RI.
6. Ketua DPRD Kota Banjarbaru beserta jajarannya mengadakan konferensi pers menyatakan penolakan kenaikan harga BBM dalam kurun waktu satu kali 24 jam Setelah penandatangan tuntutan ini.
Fadliansyah mengaku, tuntutan yang disampaikan mahasiswa merupakan tuntutan yang sama dengan para wakil rakyat Kota Banjarbaru.
“Ini dukungan saya terhadap aksi mahasiswa sekaligus menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Pusat terkait penolakan kenaikan BBM,” ucapnya pada Poros Kalimantan, Minggu (18/9) sore.
Lebih lanjut dikatakannya, semua tuntutan para demostran juga telah disampaikan kepada DPR RI selaku pemangku kebijakan.
“Semua tuntutan sudah saya sampaikan dan teruskan ke DPR RI selaku pemegang kebijakan terkait BBM,” tutupnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





