Sampit, kalselpos.com-Pemerintah mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Sebanyak 17.587 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi sasaran bantuan tersebut.
Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Irawati dan Dandim 1015/Spt Letkol Inf Abdul Hamid menghadiri pembukaan penyaluran BLT BBM di kantor PT Pos Indonesia Cabang Sampit. Turut hadir Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Siyono dan Kepala Kantor PT Pos Indonesia Cabang Sampit Mahyudha Fatchul Yaqien.
“Ini sangat bermanfaat, asal digunakan sesuai dengan tujuannya. Insha Allah dengan dana itu bisa untuk bertahan, di samping mereka juga tentunya tetap punya pekerjaan untuk menambah penghasilan walaupun mereka warga kurang mampu. Jangan untuk membeli barang lain, apalagi untuk rokok,” kata Halikinnor di Sampit, Jumat (9/9/2022).
Ada 17.587 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan nilai Rp10.552.200.000 yang tersebar di 17 kecamatan. Ini merupakan penyaluran tahap pertama yang ditargetkan selesai dalam 10 hari, sedangkan penyaluran tahap kedua direncanakan Desember nanti.
Untuk penyaluran tahap pertama ini, setiap menerima bantuan total Rp500.000. Jumlah sebesar itu terdiri dari BLT BBM untuk bulan September dan Oktober dengan total Rp300.000, ditambah bantuan BPNT bulan September Rp200.000.
“Pemerintah dengan sangat terpaksa menaikkan harga BBM karena situasinya berat. Kebijakan ini pasti berdampak pada harga-harga bahan pokok karena begitu BBM naik maka semua sektor yang berkaitan dengan energi akan terimbas dan mengalami kenaikan. Makanya diberikan BLT ini,” ujar Halikinnor.
Kepala Kantor PT Pos Indonesia Cabang Sampit Mahyudha Fatchul Yaqien menjelaskan, hari ini pelayanan pencairan BLT BBM di Kotim dilakukan di delapan titik, l. Khusus di Kantor Pos Cabang Sampit, pelayanan hari ini untuk 1.443 KPM dari Kecamatan Baamang, Desa Ganepo Kecamatan Seranau dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
“Kami berharap dengan waktu yang tidak banyak ini, kami perlu dukungan dari pemerintah daerah supaya penyaluran ini bisa dapat sasaran dan tepat waktu,” ujar Mahyudha.
Dia menjelaskan, penerima KPM yang ingin mencairkan BLT tersebut cukup memperlihatkan KTP. Jika berhalangan hadir, maka boleh diwakili oleh anggota keluarga yang namanya masuk dalam Kartu Keluarga yang sama dengan penerima BLT tersebut.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





