Banjarmasin, kalselpos.com – Dirlantas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kombespol Maesa Soegriwo, SIK mengatakan, pihaknya menindaklanjuti arahan KaKorlantas Polri terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Dirlantas terus melakukan koordinasi dan sinergitas kepada mitra kerja seperti Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel bersama Jasa Raharja Cabang Kalsel diantaranya inovasi pelayanan dengan memudahkan masyarakat dalam hal Pembayaran PKB baik yang datang langsung ke Samsat, mengoptimalkan peranan Samsat keliling (Samkel) maupun penggunaan aplikasi Samsat digital nasional (Signal).
“Tujuan kita ingin meningkatkan PAD semaksimal mungkin sehingga inovasi kemudahan layanan menjadi fokus utama, ” Kata Maesa kepada Kalselpos. com disela sela rapat koordinasi (rakor) tim pembina samsat tingkat propinsi kalsel,di kantor ditlantas Polda Kalsel Selasa (6/9)
Senada Kepala Bakeuda Provinsi Kalsel, Dinansyah mengungkapkan, untuk realisasi PAD hingga 31 Agustus 2012 dari dua sektor diantaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan realisasi Rp Rp542.000.000.000,00 dari target Rp805.710.000.000,00 atau 64,68%. Sementara untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Rp
372.770.373.500,00 dari target 521.120.575.777,00 atau 68,78 persen.
Dari laporan keuangan angka diatas tentu sangat positif dan kita optimis realisasi bisa sampai 100% hingga Desember 2022 mendatang.
“Capaian ini tidak terlepas kesadaran masyarakat dalam kewajibannya membayar pajak, ” tutur Dinan.
Senada Kepala Jasa Raharja wilayah Kalsel, Benyamin Bob menegaskan, rapat koordinasi tim pembina samsat tingkat propinsi kalsel adalah merupakan implementasi hasil rapat koordinasi tim pembina samsat tingkat nasional dalam meningkatkan kualitas pelayanan dikesamsatan.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





