Batulicin, kalselpos.com -Pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalan provinsi di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) diimbau untuk berhati-hati karena meluapnya Sungai Nibung.

Teks foto 2:
Salah satu titik jalan provinsi di Kecamatan Angsana yang tergenang akibat luapan Sungai Nibung.(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)
Imbauan itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu Sulhadi, Selasa (30/8) kepada kalselpos.com melalui pesan singkatnya.
“Masyarakat kami harap untuk berhati-hati mengingat beberapa hari ini intensitas hujan di Tanah Bumbu cukup tinggi hingga menyebabkan Sungai Nibung meluap hingga ke jalan raya disekitaran beberapa desa di Kecamatan Angsana,” terangnya.
Pagi tadi air Sungai Nibung meluap ke jalan raya akibat tidak mampu menampung debit air, karena wilayah tersebut merupakan dataran rendah yang mengakibatkan air sungai meluap ke jalan raya saat hujan lebat.
Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama, dengan hitungan jam air sudah surut dan kondisi jalan sudah normal kembali atau tidak tergenang air. Hanya saja pengguna jalan diminta tetap lebih hati-hati akibat jalan tergenang air dan licin.
“Saat ini BPBD Tanbu dan instansi terkait telah menugaskan beberapa anggota untuk membantu dan mengarahkan pengendara yang melintas di jalan tersebut agar kendaraan yang dinaiki tidak lepas dari jalur aspal yang mengakibatkan kecelakaan,” ujarnya.
Diungkapkan Sulhadi, di wilayah Tanbu sendiri ada 10 kecamatan yang rawan dengan bencana banjir, diantaranya adalah Kecamatan Kusan Hilir, Kusan Tengah, Batulicin, Kusan Hulu, Teluk Kepayang, Sungai Loban, Angsana, Satui, Karang Bintang dan Kecamatan Mentewe.
Kendati demikian, dari jumlah keseluruhan kecamatan tersebut hanya titik-titik tertentu yang mudah terdampak banjir. Salah satunya adalah desa-desa yang dekat dengan bantaran sungai.
Sedangkan wilayah yang rawan dengan bencana tanah longsor adalah Kecamatan Mentewe.
“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanbu, supaya pada musim hujan ini agar senantiasa waspada, manakala terjadi gejala-gejala alam yang kurang baik diharapkan masyarakat segera berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan dan unsur pemerintah lainnya,” himbau Kepala Pelaksana BPBD Tanbu.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





