Batulicin, kalselpos.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 Tahun 2022 Kodim 1022/Tanah Bumbu yang digelar di Desa Sumber Arum Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel) telah selesai dengan baik dan lancar.

Komandan Kodim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi, S.H., M.Tr (Han) menyebut
kegiatan tersebut berkat kerjasama antara Kodim 1022/Tnb dengan Pemkab Tanbu, yang dibuka oleh Wakil Bupati Muh Rusli, S.Sos pada (26/07) lalu sebagai dedikasi terbaik membangun NKRI.
Pada agenda tersebut melibatkan sebanyak 150 orang personel, baik dari TNI, Polri dan elemen terkait lainnya yang diterjunkan langsung ke lokasi kegiatan.
Demi menyelesaikan target sasaran pada kegiatan TMMD ke-114 baik sasaran fisik maupun non fisik, Satgas TMMD ke- 114 yang terdiri dari Personel Kodim 1022/Tnb, Kompi Senapan B Yonif 623/Bwu, Lanal Kotabaru, Denzipur-8/GM, Lanud Syamsuddin Noor dan Brimob Batulicin menginap di rumah warga desa Sumber Arum.
Satgas TMMD ke-114 menargetkan penyelesaian sasaran fisik utama berupa pengerasan jalan utama desa selebar 5 meter dengan panjang lebih kurang 5 Km dan pembuatan 2 buah jembatan, sedangkan sasaran tambahannya adalah merenovasi mushola dan dua buah rumah warga tidak layak huni (Tri Mulyanto dan Mbah Juarman).
Di tengah kesibukan penyelesaian sasaran fisik, Satgas TMMD juga menyelenggarakan Bakti Sosial (pelayanan KB-Kes, pengobatan gratis, sunatan massal, Donor darah), serta kegiatan penyuluhan (Wawasan Kebangsaan, Karhutla, pertanian, peternakan, Kamtibmas, Narkoba, Stunting, Sosialisasi Protkes Covid-19 dan Sosialisasi Rekrutmen TNI) sebagai sasaran kegiatan non fisiknya.
Tentunya hal itu dalam rangka memaksimalkan kinerja dan efesiensi waktu dalam menyelesaikan sasaran, Satgas TMMD dibagi menjadi tiga kelompok, kelompok pertama memastikan ketersediaan batu yang akan dipergunakan dalam pengerasan jalan, kelompok kedua bertugas mengatur segala hal yang berkaitan dengan pengerasan jalan, sedangkan kelompok ketiga bertugas dalam pembuatan jembatan, perehaban mushola dan rumah tidak layak huni.
“Seluruh kelompok bekerja berdasarkan tugasnya masing-masing, tim pertama dan kedua selalu berkomunikasi agar target utama dalam kegiatan TMMD ke-114 yakni pengerasan jalan desa dapat diselesaikan tepat waktu dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan, sebagai langkah pertama kelompok ketiga mulai merehab salah satu rumah warga milik Tri Mulyanto,” terang Komandan Kodim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi, S.H., M.Tr (Han) kepada kalselpos com, Selasa (30/8).
Kondisi awal rumah Tri Mulyanto sudah dalam keadaan hampir roboh, oleh karenanya tim tukang memutuskan untuk membuat rumah dari awal, bukan hanya sekedar rehab, bersama warga desa yang siap membantu, tahap demi tahap dikerjakan Satgas TMMD ke-114 Kodim 1022/Tnb dalam proses pengerjaan rumah sasaran pertama, kata Dandim.
Berkat kerjasama yang baik antara seluruh anggota Satgas, pemilik rumah dan warga desa, rumah sasaran pertama dapat diselesaikan tepat pada waktu yang telah ditargetkan oleh Satgas TMMD.
Setelah sasaran rehab rumah pertama dapat diselesaikan, Satgas mulai mengerjakan rehap mushola Al Ikhlas, dimulai dengan pembuatan tempat wudhu permanen dan dilanjutkan dengan pengecoran jalan yang menghubungkan tempat wudhu dengan bangunan mushola, seluruh kegiatan dilakukan bersama dengan warga desa sebagai bentuk sinergitas antara Satgas TMMD ke-114 dengan warga Sumber Arum.
Kegiatan selanjutnya dalam rehab mushola Al Ikhlas adalah perbaikan atap bangunan mushola yang mengalami kebocoran, dilanjutkan dengan pengecatan seluruh bangunan dinding luar maupun dalam serta tidak lupa pengecatan plafon mushola Al Ikhlas, agar tampilan mushola jadi semakin indah.
Tahap akhir dari rehab mushola adalah pemasangan tandon air, hal ini dilakukan agar persediaan air yang akan digunakan oleh para jamaah yang hendak beribadah di mushola Al Ikhlas jadi lebih banyak dari sebelumnya.
Rumah sasaran selanjutnya adalah perehaban rumah Juarman, meskipun dalam kondisi tidak layak huni, namun bila dibandingkan dengan rumah pertama, kondisi rumah kedua lebih baik sehingga cukup dilakukan rehab, tidak perlu dibangun ulang.
Beberapa bagian rumah milik Juarman di bongkar, dan kemudian dibangun ulang agar bangunan terlihat lebih bangus dan indah dari sebelumnya, dalam mengerjakan rehap rumah Juarman, keterlibatan warga desa juga sama seperti pada rumah sasaran pertama, warga desa selalu siap membantu, sementara untuk pemilik rumah hanya bisa membantu semampunya karena faktor usia yang sudah tua.
Sesuai target waktu yang telah ditentukan, rumah milik Juarman dapat diselesaikan, bahkan Satgas TMMD ke-114 Kodim 1022/Tnb membuatkan kamar tambahan bagi keluarga Juarman, beber Perwira Menenggah ini.
Dalam pengerjaan pengerasan jalan, kelompok kedua dibantu oleh warga desa meratakan batu ke seluruh badan jalan, demi mempercepat proses pengerjaan, alat berat berupa Motor Grader dan Compactor pun diturunkan oleh Satgas TMMD ke-114.
Saat proses pengerasan jalan telah pada 75% dari seluruh total yang ditargetkan, Satgas TMMD ke-114 mulai mengerjakan sasaran utama berupa pembuatan dua buah jembatan yang ada di bagian jalan yang sudah selesai diperkeras.
Dimulai dengan tahap pembuatan kerangka jembatan yang terbuat dari besi, anggota Satgas TMMD merangkai besi tersebut, dilanjutkan dengan pembuatan cetakan untuk pengecoran badan jembatan di kedua lokasi, saat seluruh persiapan telah selesai, bersama dengan warga desa Sumber Arum, Satgas TMMD ke-114 melakukan pengecoran dengan cara manual maupun memakai alat dengan tujuan mempercepat proses kegiatan.
Berkat kerjasama yang baik antara Satgas TMMD dengan seluruh warga desa, maka dalam waktu 5 hari pengerjaan, kedua jembatan telah selesai dibangun, tinggal menunggu proses pengeringan untuk dapat dipergunakan atau dilintasi oleh kendaraan bermotor, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Proses terakhir yang diselenggarakan oleh Satgas adalah Pengerasan jalan utama desa sepanjang 5 Km, dengan lebar jalan 5 meter dan ketebalan batu 20 cm, jalan yang sehari-hari digunakan warga Sumber Arum untuk beraktivitas tersebut telah dapat dilintasi meskipun dalam kondisi hujan sekalipun.
Tanggal (24/08) kegiatan TMMD ke-114 secara resmi ditutup oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Rudy Puruwito,S.E, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah merupakan salah satu bagian dari Operasi Bakti TNI yang bertujuan membantu Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai menutup secara resmi kegiatan TMMD ke-114 tahun 2022, Danrem menyampaikan:
“Pelaksanaan TMMD ke-114 di Kabupaten Tanah Bumbu memiliki sasaran fisik dan non fisik, sasaran fisik berupa pembangunan jalan sepanjang 5 Km, pembuatan jembatan kemudian rehab mushola dan rehab rumah tidak layak huni, harapan kita program tersebut dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu ini, karena didalam pelaksanaan program tersebut juga mendapatkan bantuan dari Pemkab Tanbu berupa anggaran sebesar 2,5 Milyard dalam rangka mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa ke-114 Kabupaten Tanah Bumbu.
Hal ini sangat luar biasa, ungkap Dandim 1022/Tnb support Bupati Zairulllah Azhar dalam rangka mendukung program ini, dimana sinergitas di Tanah Bumbu sangat luar biasa, Bupati mendukung semua program-program kegiatan TNI yang ada di sini, termasuk dari Polres, Pos Lanal, Kajati, Kepala PN, Ketua DPRD semua sinergi, guyub rukun membangun Kabupaten Tanah Bumbu secara bersama-sama bergotong royong dalam rangka satu tujuan bersama yakni meningkatkan Kabupaten Tanah Bumbu melangkah maju untuk mensejahterakan masyarakat, itu sejalan dengan tujuan pembangunan nasional yaitu mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”.
Kepada warga yang wilayahnya telah dibangun infrastruktur melalui program TMMD, Danrem perpesan agar masyarakat memanfaatkan dengan baik, merawat dengan baik dan kepada Pemerintahan Daerah beliau juga mengucapkan terimakasih dengan terlaksana program ini, dan juga mengharapkan support dari Pemda apabila ada program TNI yang menyangkut hajat hidup masyarakat atau orang banyak.
Sementara Mariatun, S.Pd.SD, selaku Pejabat Kepala desa Sumber Arum. Arum, mengatakan,
“Kami selaku Kades Sumber Arum mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak TNI dan Pemkab Tanbu.
Khususnya Satgas TMMD yang telah membantu memperkeras jalan desa kami, setelah sekian lama jalan yang dipergunakan sebagai akses utama warga desa untuk beraktivitas dalam kondisi sangat sulit dilewati terutama pada saat hujan turun, Alhamdulillah berkat adanya kegiatan TMMD di desa kami, jalan desa sepanjang 5 km sudah dalam kondisi diperkeras sehingga dapat dilintasi walaupun dalam kondisi hujan sekalipun.
“Selain memperkeras jalan, Satgas TMMD juga membangun jembatan, merehab rumah warga dan mushola, kami merasa sangat bersyukur Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT serta berterima atas segala kerja keras yang telah dilakukan oleh Satgas TMMD ke-114 Kodim 1022/Tnb,” tandasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





