Rantau,kalselpos.com– Innalillahi Wa Innalillahirojion, telah berpulang ker Rahmatullah KH Imansyah Amir LC Bin Amir Hasan usia 72 Tahun. Kabupaten Tapin telah berduka kehilangan seorang Alim Ulama juga sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Assuniyah Tambarangan, Penasehat MUI Kabupaten Tapin dan Sebagai Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tapin.

Beliau menghembuskan napas terakhir di RSUD Datu Sanggul Rantau Hari Senin 29 Agustus 2022 sekitar pukul 06.00 pagi.
Kabar duka membuat warga Tapin dan murid-murid beliau silih berganti datang untuk bertakziah, begitu pula Orang Nomor Satu Di Kabupaten Tapin HM Arifin Arpan.
Bupati Tapin HM Arifin Arpan melakukan takziah dengan didampingi Kabag Prokompim, Kabag Perlengkapan dan Kabag Kesra Setda Tapin. Senin (29/8) di di kediaman Almarhum Komplek Pondok Pesantren Assuniah Tambarangan
Pada kesempatan itu Bupati Tapin menyampaikan ucapan belasungkawa pada almarhum.
“Innalillahi Wa Innalillahirojion, telah berpulang ker Rahmatullah Abah Guru kita KH Imansyah Amir LC Bin Amir Hasan, semoga almarhum husnul khatimah, “ucap Bupati Tapin sebelum menshalatkan fadru kifayah secara berjamaah.
Dikatakan Bupati, almarhum KH Imansyah Amir saya anggap seperti kuitan seorang (orang tua saya red) sudah dan juga selaku tokoh agama di Kabupaten Tapin yang selalu memberikan pencerahan tentang agama di Tapin.
“Beliau ini seperti kuitan seorang (orang tua saya red) sudah karena selalu memberikan masukan dan saran baik kehidupan keluarga ulun juga dalam hal menjalankan pemerintahan, “ujarnya.
Oleh karenanya pada kesempatan ini, atas nama pribadi dan keluarga serta kepala daerah meminta maaf apa bila ada kesalahan pribadi ataupun dari pemerintah.
Kemudian juga kepada keluarga yang di tinggalkan agar tetap tabah dan sabar atas kepergian beliau dan dapat meneruskan perjuangan cita-cita almarhum.
“Mengajak semua untuk sama-sama mendoakan beliau, semoga almarhum mendapat tempa terbaik di sisi Allah SWT dan husnul khatimah amin amin amin ya rabbal alamin, “ ucapnya.
Selanjutnya Bupati Tapin HM.Arifin Arpan dan jajarannya beserta jemaah lainnya menshalatkan fardu kifayah secara berjamaah yang dimami oleh Guru Muhammad Yunus (Guru Sungai Rutas) dan usai shalat farsdu kifayah Bupati Tapin mencium Almarhum sebelum dimakamkan.
Almarhum rencananya di shalatkan secara bersama-sama berjamaah sekitar pukul 15.00 wita atau sebelum shalat ashar dan dibuat ke liang lahat pas waktu shalat asar di makamkan samping rumah beliau Komplek Pondok Pesantren Assuniah Tambarangan.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





