BPBD Kalsel Fokus Kawasan Bandara Bebas Karhutla

Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah.(anas aliando)(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com – Langkah sigap terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kalsel R Suria Fadliansyah menyampaikan, saat ini hotspot terus bermunculan di Kalsel. Terbanyak ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kemudian Barito Kuala dan Tanah Laut.

Bacaan Lainnya

BPBD Kalsel juga sudah mendirikan posko siaga Karhutla di 5 titik yang dianggap paling rawan Karhutla, yaitu di kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Bati-Bati, dekat RSJ Sambang Lihum, depan Kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan di samping Kantor BPBD Kalsel.

“Yang menjadi fokus utama kita bebas Karhutla di kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor. Tidak boleh ada asap yang sampai mengganggu aktivitas penerbangan,” ujar Suria Fadliansyah kepada kalselpos com, akhir pekan tadi.

Dia utarakan, Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada Oktober mendatang. Maka kawasan bandara Syamsudin Noor harus bebas kabut asap untuk kelancaran aktivitas penerbangan termasuk yang mengangkut peserta dan kafilah MTQ.

“Saat ini kita sudah siapkan satu helikopter patroli dan satu helikopter water bombing. Kita juga ajukan penambahan 1 helikopter patroli dan 8 helikopter water boming. Insya Allah dalam waktu dekat helikopter itu sudah tiba,” bebernya.

Suria menambahkan, sesuai arahan dari Gubernur Sahbirin Noor yang meminta kepada seluruh jajaran BPBD agar selalu sigab dan segera bergerak untuk memadamkan api meskipun skala kecil sehingga kebakaran segera bisa diatasi.

Upaya yang dilakukan BPBD Kalsel untuk mengamankan kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor dari Karhutla mendapatkan aprisiasi dari jajaran Management PT Angkasa Pura I.

“Kami sangat berterima kasih dan mendukung penuh apa yang dilakukan jajaran BPBD Kalsel agar kawasan bandara bebas kabut asap,” ujar
Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Ahmad Zulfian Noor, Jumat (26/8).

Dia sampaikan, pihak bandara sendiri juga siap membantu memadamkan api di sekitar kawasan bandara. “Fokus kami memang mengamankan wilayah yang masuk kawasan bandara yang luasnya 337 hektar. Untuk mencegah Karhutla, kami lakukan pembersihan semak belukar yang rawan terbakar. Kami juga siapkan embung di kawasan Bandara dan personel pemadam yang selalu siaga 24 jam,” tutupnya.

 

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait