Razia Bersama Kamar Hunian, Lapas Amuntai Pastikan Bebas Barang Terlarang

Kadiv Pemasyarakatan Sri Yuwono memimpin press conference di Aula Lapas Amuntai bersama Kalapas Amuntai dan Rutan banua enam dan, dan TNI-Polri. (adiyat) (kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Petugas gabungan melakukan razia di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Amuntai, Rabu (24/8) malam.

Teks foto
Petugas gabungan melakukan razia di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Amuntai, Rabu (24/8) malam. (adiyat)(kalselpos.com)

Razia bersama kamar hunian ini, melibatkan Satops Patnal Kanwil Kalsel, selain itu juga dari, TNI, Polri dari Polres dan Kodim 1001 HSU, BNNK. Razia bersama juga diikuti dari UPT, Rutan Rantau, Kandangan, Marabahan, dan Bapas Amuntai.

Bacaan Lainnya

Razia bersama kamar hunian dilaksanakan, sesuai dari instruksi direktur jenderal Pemasyarakatan dan sekaligus memastikan lingkungan Lapas Amuntai dalam keadaan steril dari benda terlarang.

Sebelum, razia bersama. Petugas gabungan melaksanakan apel bersama di halaman Lapas Amuntai, yang diikuti Kepala Lapas Amuntai Dwi Hartono dan Kepala Rutan yang berhadir.

Pembina apel razia bersama Sri Yuwono menyampaikan, sinergitas antara TNI-Polri dan BNNK bersama dengan Lapas IIB Amuntai sangat bagus. Nyatanya terlihat malam hari ini, kehadiran ini membuktikan sinergitas tersebut jalan dengan baik.

“Razia bersama ini, memastikan antisipasi kiranya lapas ini berjalan dengan kondusif, saya yakin dan berharap dengan sinergitas ini terus berjalan dengan baik,” katanya.

Sri Yuwono selaku kepala Divisi Pemasyarakatan pada Kanwil Kemenkumham Kalsel ini, juga menyinggung terkait, obat-obatan dan barang terlarang lainnya, harapannya tidak ada ditemukan narkoba, sajam dan barang terlarang lainnya.

Ia berpesan agar, petugas saat memasuki kamar, bersikap santun, sekaligus berikan sosialisasi kepada WBP bahwa barang-barang terlarang jangan dimasukan ke dalam Lapas. “Kita tidak ingin membuat efek gangguan keamanan dalam lapas. Sehingga kita tetap sopan santun ke WBP,” jelasnya.

Sekali lagi, dirinya mengingatkan, bahwa kegiatan ini merupakan pembinaan, bukan target khusus. Antisipasi yang terus dilakukan dalam Lapas, jangan sampai terjadi gangguan keamanan. “Kemudian, petugas juga awasi jaringan listrik ilegal, karena hal tersebut sangat membahayakan bagi kamar hunian, dapat menyebabkan kebakaran,” tegasnya.

Usai apel bersama petugas gabungan, membagi tim yang bertugas memeriksa kamar hunian dengan pembagian empat kelompok, untuk memeriksa 21 kamar hunian di Lapas IIB Amuntai.

Petugas gabungan, satu persatu melakukan penggeledahan di setiap sudut kamar hunian, dengan teliti. Mencari dan mengamankan barang-barang yang seharusnya dilarang masuk di dalam kamar hunian. Bukan hanya kamar milik pria, kamar hunian wanita turut menjadi sasaran penggeledahan.

Dari hasil operasi yang dilaksanakan, ditemukan beberapa barang yang tidak diperbolehkan untuk disimpan atau dibawa oleh warga binaan, seperti korek api, kartu poker, paku, alat cukur, ikat pinggang.

“Namun, tidak ada barang terlarang, seperti Narkoba dan senjata tajam, Handphone, hingga listrik ilegal. Kemudian, tadi dilaksanakan juga tes urine secara acak baik petugas hingga WBP, dan semua aman tidak ada yg positif,” sampai Kadiv Pemasyarakatan saat memimpin press conference di aula Lapas.

Dirinya mengakui di Lapas IIB Amuntai pembinaan bagi WBP juga sangat bagus, adanya pesantren yang berjalan dengan baik.

Hal ini menunjukkan di Lapas Amuntai berjalan dengan kondusif. Dan harapannya, kedepan kerjasama terus berjalan dengan baik.

Barang-barang hasil razia kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya akan dimusnahkan oleh petugas.

KETERANGAN FOTO; Petugas gabungan menggeledah kamar hunian warga binaan pemasyarakatan di Lapas IIB Amuntai.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait