Amuntai, kalselpos.com – Warga Desa Tampakang, heboh akibat amukan jago merah pada, Rabu (17/8) siang, kemarin. Desa Tampakang, berada di daerah atas sungai di Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Sulitnya akses mobilisasi ke daerah tersebut, menyebabkan BPK di HSU tidak bisa menuju lokasi, karena hanya dapat dituju menggunakan perahu bermotor.
Akibat kebakaran tersebut, sebanyak sembilan rumah yang rata-rata dibangun dari kayu tersebut hangus dilalap api.
Tanggapi hal itu, Kapolres HSU, AKBP Moch Isharyadi F, SIK yang didampingi Wakapolres HSU Kompol Alfian Tri P, bersama Kabag Ops, Kabag Sumda, Kapolsek Danau Panggang Iptu Syaifullah Serta Kasat Polair Iptu Budi Aji melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran di Desa Tampakang.
Kapolres HSU yang baru betugas tersebut sekaligus melakukan kunjungan silaturahmi ke masyarakat, sekaligus memberikan bantuan sosial, berupa paket sembako, Kamis (18/8).
“Kegiatan sosial pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri, agar dapat membantu meringankan beban warga yang terkena musibah dan mengidentifikasi ke TKP kebakaran. Hati ini berkunjung ke korban dan memberikan sedikit bantuan sembako ke warga,” kata Kapolres Isharyadi.
Kapolres berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kesulitan yang dialami oleh korban.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga berpesan dan mengingatkan kepada masyarakat, apabila ingin meninggalkan rumah pastikan tidak ada api yang masih menyala, seperti kompor atau peralatan lainnya yang dapat menyebabkan rumah terbakar.
Terakhir Kapolres mengajak, untuk ikut menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak melakukan pembersihan tanah atau lahan kebun dengan cara dibakar.
“Musim panas saat ini, jika pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara dibakar dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang luas,” pungkasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





