Amuntai,kalselpos.com – Sosialisasi Pembinaan Perpustakaan dengan program untuk meningkatkan indeks literasi Kabupaten/ Kota se-Kalimantan Selatan dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Sosialisasi dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Perpustakaan HSU, Senin (15/08) lalu.
Berlokasi di aula Disput HSU. Sosialisasi melakukan pembinaan terhadap 50 orang pengelola perpustakaan yang terdiri dari guru/ relawan pustakawan dari berbagai sekolah yang ada di Kabupaten HSU.
Mewakili Kepala Dispersip Kalsel, Wildan Akhyar, selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan mengatakan, pembinaan ini penting dilaksanakan, untuk memperkuat kapasitas pengelolaan perpustakaan yang ada di tingkat kabupaten/ kota, sehingga dapat menggali informasi yang diperlukan dalam konteks pengelolaan perpustakaan di era yang sudah semakin maju ini.
Ia juga mengatakan, Undang-Undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan disebutkan, bahwa Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan berwenang mengatur, mengawasi dan mengevaluasi penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan di wilayah masing-masing.
“Hal ini guna, meningkatkan mutu penyelenggaraan perpustakaan yang diarahkan, kepada standar nasional perpustakaan yang meliput yaitu standar koleksi perpustakaan, standar sarana dan prasarana, standar pelayanan perpustakaan, standar tenaga perpustakaan, standar penyelenggaraan dan standar pengelolaan,” kata Wildan Akhyar.
Sementara itu, Kepala Disput HSU Hj Lailatannor Raudah berterima kasih ke Dispersip Kalsel atas program pembinaan perpustakaan yang dilaksanakan di Kabupaten HSU.
“Di Kabupaten HSU baru 19 perpustakaan yang sudah terakreditasi, dan untuk Perpustakaan Daerah Alhamdulillah dengan nilai A. Sedangkan, perpustakaan SLTA, SLTP, SD dan juga perpustakaan desa sudah mempunyai nilai B dan juga C,” terang Hj Lailatannor Raudah.
Dirinya juga mengutarakan, Kabupaten HSU mengusulkan 10 calon perpustakaan untuk mengikuti akreditasi, dikarenakan untuk akreditasi pertama dibiayai langsung oleh perpustakaan Nasional.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





