Sampit,kalselpos.com – Perbaikan Jalan Muhammad Hatta atau Lingkar Selatan Sampit belum bisa dilaksanakan. Penyebabnya, masih banyak perusahaan besar swasta yang belum menyetor bantuan untuk pembelian material yang telah disepakati.
Bupati Halikinnor menyebutkan, saat ini baru 17 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang merealisasikan bantuan. Pemerintah daerah masih menunggu perusahaan lainnya merealisasikan bantuan tersebut.
“Mereka sudah menunjukkan iktikad baik. Kita tunggu saja. Mudah-mudahan bisa segera dipenuhi sehingga perbaikan bisa dilaksanakan,” kata Halikinnor di Sampit, Senin (15/8/2022).
Kerusakan jalan lingkar selatan mencapai 1.825 meter. Untuk memperbaikinya diperlukan dana sekitar Rp4,7 miliar untuk pengadaan material agregat B, sedangkan operasional alat berat disiapkan oleh pemerintah daerah.
Rapat pada Selasa (26/7) lalu dihadiri perwakilan dari 52 perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit, perusahaan transportir, Pelindo, serta organisasi Gapki, ALFI dan Organda. Mereka sepakat membantu perbaikan jalan lingkar selatan dengan besaran yang telah disepakati.
Sambil menunggu dana sumbangan perusahaan terkumpul, saat ini pemerintah daerah mengerahkan alat berat untuk membuat parit di sisi jalan. Tujuannya agar air tidak merendam badan jalan sehingga jalan tidak cepat rusak.
Halikinnor berharap seluruh perusahaan yang berkomitmen membantu bisa segera merealisasikan bantuan. Keberadaan jalan lingkar selatan sangat penting, khususnya bagi angkutan berat milik perusahaan sendiri.
“Supaya cepat, kita hubungi pimpinan perusahaannya supaya segera merealisasikan itu. Mau kita, di bulan Agustus ini sudah selesai perbaikan jalan tersebut,” harap Halikinnor.
Jika jalan lingkar selatan sudah rampung diperbaiki maka pemerintah akan melarang truk dan angkutan berat lainnya masuk melintasi jalan dalam kota. Tujuannya agar jalan dalam kota tidak cepat rusak.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





