Pemkab Kotim Apresiasi Dukungan Kemenhub Percepatan Program Tol Sungai

Wakil Bupati Irawati mendampingi Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi saat memantau arus mudik lebaran Idul Fitri di Pelabuhan Sampit pada 6 Mei 2022 lalu.(Foto: Prokopim Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Perhubungan terhadap program tol sungai yang digagas pemerintah daerah. Program dengan kegiatan utama pengerukan alur Sungai Mentaya itu diharapkan bisa segera terwujud.

Bupati Kotim Halikinnor mengaku sangat bersyukur karena program tol sungai disambut positif Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Saat pertemuan di kantor Kementerian Perhubungan belum lama ini, pemerintah daerah diminta segera mengajukan perizinan yang diperlukan untuk program tol sungai.

Bacaan Lainnya

“Pak Menhub bahkan menginstruksikan seluruh Dirjen dan jajarannya supaya waktu untuk pengurusan perizinan yang biasanya empat bulan, kata beliau kalau bisa dipangkas jadi dua bulan saja,” kata Halikinnor di Sampit, Sabtu (13/8/2022).

Program tol sungai ini sejalan dengan program tol laut yang dilaksanakan pemerintah pusat. Program ini merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor kepelabuhanan.

Saat ini alur Mentaya hanya bisa dilalui saat sungai sedang dalam kondisi pasang. Itu pun draf kapal yang melintas masih terbatas menyesuaikan kedalaman maksimal sungai saat kondisi pasang.

Pengerukan alur diperlukan agar nantinya bisa dilewati 24 jam penuh serta bisa dilalui kapal berukuran besar. Jika ini terwujud, diyakini akan membawa dampak besar terhadap perekonomian daerah dan masyarakat.

Untuk menjalankan program tol sungai, pemerintah daerah sudah menggandeng pihak swasta. Dukungan Kementerian Perhubungan sangat diperlukan, khususnya terkait perizinan karena merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan dalam waktu segera bisa direalisasikan karena sudah pra FS (studi kelayakan). Ini persiapan FS. Pak Menhub mendukung penuh itu. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dimulai,” harap Halikinnor.

Jika program tol sungai berjalan, dampaknya diyakini akan sangat besar terhadap daerah. Selain aktivitas perekonomian meningkat, pemerintah daerah juga akan mendapat pemasukan dari bagi hasil pungutan setiap kapal yang melintas memanfaatkan rute alur tersebut.

 

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait