Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok, Diskoperindag Batola Rutin gelar Monitoring

Tim Monitoring Diskoperindag Batola saat cek harga kepada para pedagang di sejumlah pasar tradisional.(ist)muliadi(kalselpos.com)

Marabahan,kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) rutin gelar monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok (bapok) kebutuhan masyarakat di sejumlah pasar tradisional.

Monitoring rutin digelar setiap satu minggu sekali, sehingga bapok kebutuhan masyarakat dapat diketahui persediaannya dan terpantau harganya.

Bacaan Lainnya

“Kami setiap hari Selasa selalu rutin monitoring ketersediaan dan harga bapok di sejumlah pasar tradisional Marabahan,” ungkap Kabid Diskoperindag Batola, Surono, S.Sos kepada kalselpos.com, Selasa (2/8/2022).

Surono menyampaikan, tren penurunan harga sejumlah bapok terus terjadi di sejumlah pasar tradisional.

Kali ini penurunan harga adalah minyak merek kunci mas Rp 26 ribu jadi Rp 23 ribu/liter, cabe rawit Rp 125 ribu turun jadi Rp 100 ribu/kg, cabe rawit tiung Rp 100 ribu – Rp 90 ribu/kg.

Kemudian bawang merah Rp 43 ribu – Rp 38 ribu/kg, bawang putih Rp 24 ribu – Rp 20/kg dan kacang tanah Rp 32 ribu – Rp 30 ribu/kg.

Selain itu, sejumlah ikan segar juga alami penurunan harga, seperti ikan segar haruan/gabus pekan lalu Rp 60 ribu/kg turun jadi Rp 55 ribu/kg, ikan bawal Rp 60 ribu menjadi Rp 50 ribu/kg, peda Rp 55 ribu – Rp 50 ribu/kg dan ikan tongkol Rp 50 ribu – Rp 45 ribu/kg.

Sementara terpantau naik hanya daging ayam ras, Rp 35 ribu naik jadi Rp 40 ribu/kg dan cabe merah biasa Rp 80 ribu – Rp 90 ribu/kg.

Sedangkan harga sejumlah komoditas bapok lainnya tercatat stabil.

“Diskoperindag Batola terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok setiap satu minggu sekali di sejumlah pasar tradisional yang ada di kabupaten berjuluk Ije Jela ini,” pungkas Surono.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait