PGSD ULM Gelar PkM Di KKG Gugus 1 Aluh- Aluh

Pelaksanaan tim Kelompok Kerja Guru (KKG) tingkat SD PGSD FKIP ULM.(ist)Wanda/ril(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PGSD FKIP Universitas Lambung Mangkurat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melaksanakan kegiatan pendampingan di KKG Gugus 1 Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Senin (18/7).

Saat itu kegiatan dihadiri oleh 45 orang guru dari 6 Sekolah Dasar KKG Gugus 1 Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) yang di Ketua Tim Dr. Noorhapizah, ST., M.Pd didampingi Dosen Diani Ayu Pratiwi, M.Pd, dan dibantu 8 orang mahasiswa Program Studi PGSD FKIP ULM.

Kegiatan Pengabdian ini bertemakan Pendampingan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Muatan Lokal dan Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.

Ketua Tim Pengabdi Dr. Noorhapizah, ST., M.Pd. mengatakan, materi yang disampaikan yaitu tentang bagaimana cara mengembangkan bahan ajar berbasis muatan lokal dan Pelajar pancasila.

Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Tim Pengabdi PGSD pada KKG di Kecamatan Aluh-aluh (18/07), berkisar tentang Cara menulis bahan ajar serta pengembangannya.

Presentasi dimulai dari tim dosen yang menyampaikan tentang Strategi penulisan serta unsur dan ketentuan terkait dalam pembuatan bahan ajar.

Dilanjutkan oleh tim mahasiswa yang menjelaskan tentang cara mendesain bahan ajar dengan menggunakan teknologi yang kini bisa diakses oleh siapa saja.

KKG tersebut berjalan secara tertib dan lancar ditutup dengan Pemberian Buku bahan ajar berbasis muatan lokal tadi oleh Tim kepada sekolah-sekolah yang tergabung dalam KKG tersebut.

Pengawas Sekolah Gugus 1 Kecamatan Aluh-Aluh, Drs. Joko Suwarno, S.Pd. mengatakan, dalam kegiatan tim pengabdi PGSD FKIP ULM dapat memberikan motivasi kepada guru-guru untuk membuat bahan ajar sesuai dengan keunikan sekolah, dalam konteks Kurikulum Merdeka.

“Saya meminta kepada guru yang hadir agar segera merealisasikan bahan ajar yang sudah di latih,” pungkasnya.

Setelah selesai kegiatan ini guru telah memiliki kemampuan dasar dalam menyusun draft buku siswa SD yang inovatif dengan konten berbasis muatan lokal serta aktivitas pembelajaran yang dapat mengembangkan karakter pelajar pancasila

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait